BALIEXPRESS.ID- Tiga remaja laki-laki asal Jombang, Jawa Timur, diamankan petugas gabungan saat berada di kawasan Kelurahan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali.
Ketiganya diketahui menumpang truk secara estafet untuk sampai di Bali. Mereka tidak membawa uang, bahkan tanpa bekal makanan.
Ketiga remaja berinisial NH,15; PT,16; dan YG,15, itu diamankan di pinggir jalan depan Anjungan Betutu Gilimanuk pada Senin (2/6/2025) sore.
Saat diperiksa, mereka mengaku belum makan sejak pagi dan hendak menuju rumah teman mereka di Kota Negara.
"Mereka datang ke Bali tanpa bekal. Kelihatan lemas, mengaku belum makan dari pagi," ungkap Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma.
Perjalanan para remaja ini memakan waktu dua hari, karena mereka menumpang truk dari satu kendaraan ke kendaraan lain dengan berhenti di beberapa titik sebelum tiba di Pelabuhan Ketapang.
Setelah dimintai keterangan, petugas memberikan mereka uang untuk membeli makanan dan bekal.
Selanjutnya, mereka diantar ke Pelabuhan Gilimanuk untuk dipulangkan kembali ke Jombang.
"Setelah di data di pos pemeriksaan KTP, ketiga anak punk ini dipulangkan ke kampung asalnya," ujar Tony.
Ia menambahkan, penanganan ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan.
Pihaknya khawatir karena ketiganya datang tanpa tujuan jelas dan tanpa bekal, yang bisa saja memicu tindakan kriminal seperti pencurian.
"Sudah dicegah sebelum berulah. Kami hentikan perjalanan mereka dan dikembalikan pulang," pungkasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan