Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tahanan Kasus Pencurian Polsek Kuta Selatan Meninggal, Diduga Hal ini Penyebabnya

I Gede Paramasutha • Rabu, 11 Juni 2025 | 01:35 WIB
Kapolsek Kuta Selatan AKP I Komang Agus Dharmayana dan Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi saat jelaskan kondisi tahanan bernama UA. (Bali Express/Istimewa)
Kapolsek Kuta Selatan AKP I Komang Agus Dharmayana dan Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi saat jelaskan kondisi tahanan bernama UA. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Setelah masyarakat dihebohkan dengan kasus tahanan Polresta Denpasar yang tewas karena dikeroyok. Kali ini, kembali ada seorang tersangka lagi yang dikabarkan meninggal pada Sabtu (7/6).

Tersangka tersebut berinisial UA, tahanan Polsek Kuta Selatan, yang merupakan jajaran Polres Denpasar.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi membenarkan kejadian ini. 

"Benat, yang bersangkutan merupakan tersangka residivis kasus pencurian spesialis kos-kosan, ditahan di Polsek Kuta sejak Rabu 29 Mei 2025," tuturnya.

Namun, sejak ditahan, pria asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat ini mengeluhkan sakit pada lambung.

Hal ini sebelumnya sempat dijelaskan oleh Kapolsek Kuta Selatan AKP I Komang Agus Dharmayana bersama Sukadi, pada Jumat (30/5) lalu.

UA pun dibawa ke RS Trijata Bhayangkara Denpasar, lalu dirujuk ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Denpasar. 

"Tahanan ini sudah dirawat di RSUP Prof Ngoerah selama 8 hari sejak 30 Mei," tambahnya.

Belakangan terkuak, UA menderita komplikasi sejumlah penyakit mematikan. Mulai dari diabetes, gagal ginjal, asam lambung dan diduga terindikasi HIV/Aids. Dia sempat demam, dan kondisinya menurun signifikan.

Lalu, pada Sabtu (7/6), pukul 07.11 WITA, kondisinya tidak ada perubahan sama sekali. Akhirnya, pukul 23.53 WITA, UA dinyatakan meninggal oleh dokter jaga.

"Jadi meninggal murni karena sakit," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polsek Kuta Selatan menangkap dua pelaku bobol kos-kosan di Jalan Pratama, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, pada Sabtu, 24 Mei 2025. Mereka adalah MJ, 50, dan UA, 45.

Kedua pria asal Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut bahkan dihadiahi timah panas alias didor pada kakinya.

Namun, terpantau hanya MJ yang dapat dihadirkan di Mako Polsek, lantaran UA mengalami sakit lambung dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurut Kapolsek Kuta Selatan AKP I Komang Agus Dharmayana, UA adalah otak dari kejahatan ini, dan merupakan seorang residivis yang pernah ditangkap oleh Polresta Denpasar.

Dalam melancarkan aksinya, dia berbekal senjata tajam (sajam). (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#Kuta Selatan #meninggal #tahanan #polsek