Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Teror Mencekam Mahasiswa Papua di Denpasar: Paket Kepala Babi Busuk Gegerkan Kontrakan!

I Putu Suyatra • Rabu, 11 Juni 2025 | 13:58 WIB

TEROR: Kontrakan Mahasiswa Papua di Denpasar mendapat kiriman paket berisi kepala dan tulang babi busuk, dikirim lewat ojek online Jumat (6/6/2025) sore (Humas AMP untuk radarbali.id)
TEROR: Kontrakan Mahasiswa Papua di Denpasar mendapat kiriman paket berisi kepala dan tulang babi busuk, dikirim lewat ojek online Jumat (6/6/2025) sore (Humas AMP untuk radarbali.id)

BALIEXPRESS.ID – Insiden mengejutkan dan penuh misteri mengguncang ketenangan mahasiswa Papua di Denpasar. Sebuah kontrakan yang dihuni oleh mahasiswa Papua tiba-tiba menerima kiriman paket mencurigakan melalui layanan ojek online pada Jumat (6/6) sekitar pukul 15.00 WITA.

Siapa sangka, paket yang terbungkus rapi dalam karton itu ternyata berisi bangkai kepala babi busuk dengan bau menyengat yang sangat menusuk hidung!

Kejadian tak terduga ini sontak memicu keresahan dan kekhawatiran di kalangan mahasiswa.

Baca Juga: 3 FAKTA HOROR! Bocah SD Klungkung Jadi Korban Nafsu Bejat Dua Pria, Terungkap Modus Kenalan Medsos dan Bujuk Rayu!

Yuno dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) segera mengonfirmasi bahwa setelah membuka paket mengerikan tersebut, pihaknya langsung bergerak cepat melapor ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali.

Rencananya, kasus ini juga akan segera dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Dikirimkan isinya kepala babi busuk dan dikirim via ojek online," ujar Yuno dengan nada prihatin.

Aroma Politik dan Kecurigaan Teror Psikologis

Yuno tak menampik kecurigaannya bahwa pengiriman paket tak lazim ini bukan sekadar ulah iseng belaka.

Ia menduga kuat bahwa kiriman kepala babi busuk ini adalah bentuk teror yang sengaja ditujukan untuk menakut-nakuti dan memengaruhi psikologis mahasiswa Papua.

"Kami curiga teror dengan cara pengiriman kepala babi ini juga merupakan salah satu cara mengganggu psikologis mahasiswa Papua supaya tidak bicara situasi yang terjadi di Papua," tegas Yuno, seraya menyinggung situasi politik yang sedang memanas di Papua, di mana konflik antara TNI/Polri dengan TPNPB masih berlangsung di beberapa wilayah.

Baca Juga: Peringati Hari Kewirausahaan, BNI Dukung UMKM Naik Kelas dan Berkelanjutan serta Go Global

Ia khawatir, teror semacam ini bertujuan membungkam suara kritis mahasiswa terkait kondisi di tanah kelahiran mereka.

LBH Bali Turun Tangan: Ini Jelas Bentuk Teror!

Dikonfirmasi terpisah, Direktur LBH Bali, Rezky Pertiwi, dengan tegas menyatakan bahwa kiriman paket kepala babi busuk ini adalah bentuk teror yang tidak bisa ditolerir.

Saat ini, LBH Bali sedang berkoordinasi intensif dengan kawan-kawan AMP untuk mendalami kasus ini dan mengambil langkah hukum selanjutnya.

"Yang pasti ini bentuk teror. Kami sedang koordinasi dengan kawan-kawan AMP," tandas Rezky Pertiwi.

Insiden ini menambah daftar panjang kekhawatiran terkait keamanan dan kebebasan berekspresi mahasiswa Papua. Apakah ini hanya permulaan dari serangkaian teror?

Akankah pihak berwenang dapat mengungkap dalang di balik pengiriman paket menjijikkan ini dan motif sebenarnya?

Masyarakat dan pegiat HAM menantikan langkah serius dari kepolisian untuk mengusut tuntas kasus yang meresahkan ini. ***

Baca Juga: Babak Belur di Osaka! Timnas Indonesia Dibantai Skuad Kedua Jepang 0-6, Ada Apa dengan Skuad Garuda?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#ojek online #mahasiswa #Kepala Babi #denpasar #papua