BALIEXPRESS.ID - Hujan yang mengguyur di kabupaten Tabanan sejak awal pekan lalu, menyebabkan beberapa bencana alam di beberapa titik di Kabupaten Tabanan, seperti gapura roboh akibat tanah longsor dan pohon tumbang.
Adapun bencana longsor terjadi di Kecamatan Pupuan yang mengakibatkan robohnya gapura batas Kota Kecamatan Pupuan yang terletak di timur Desa Pupuan. Sementara untuk pohon tumbang terjadi di Setra (kuburan) Tuakilang, Tabanan dan di selatan Kantor Bupati Tabanan, tepatnya di barat bekas Kantor Camat Tabanan.
Camat Pupuan, I Gusti Kade Dwipayana, ketika dikonfirmasi membenarkan jika hujan yang turun sejak awal pekan lalu menyebabkan beberapa bencana. Salah satunya adalah tanah longsor yang mengakibatkan robohnya tugu atau gapura batas Kota Kecamatan Pupuan yang terletak di timur Desa Pupuan.
“Akibat kejadian itu, sebagian struktur gapura sempat menutupi badan jalan utama sehingga mengganggu arus lalu lintas, karena material berupa puing-puing gapura menutupi sebagian badan jalan,” jelasnya.
Selain menyebabkan gapura roboh, longsoran juga memutuskan jaringan pipa air milik PDAM Unit Pupuan. Menangani ini, tim teknis dari PDAM langsung turun melakukan penyambungan kembali pipa yang terdampak untuk memulihkan suplai air bersih ke masyarakat.
"Struktur gapura yang roboh juga menutupi saluran irigasi milik Subak. Kami telah berkoordinasi dengan Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPRPKP Kabupaten Tabanan untuk penanganan lanjutan," lanjutnya.
Untuk bisa mengevakuasi puing-puing gapura yang roboh, petugas memang membutuhkan alat berat mengingat bobot dan ukuran puing-puing gapura yang cukup besar.
“Koordinasi telah kami lakukan dengan dinas terkait untuk penanganan sisa material gapura yang menutup saluran irigasi dan masuk ke lahan warga. Penanganan ini memerlukan alat berat karena struktur gapura cukup berat," lanjutnya.
Selain gapura dan saluran PDAM, hujan yang terus turun di Tabanan juga menyebabkan terjadinya bencana pohon tumbang di dua titik, yakni di Setra Tuakilang, Tabanan. Adapun pohon tumbang tersebut antara lain, pohon jenis Singapur tumbang dan menutupi setengah badan jalan. Selanjutnya adalah pohon gamal yang berlokasi di sebelah Selatan Kantor Bupati Tabanan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bendana Daerah Kabupaten Tabanan, I Nyoman Srinadha Giri, menyebutkan informasi pohon tumbang diterima BPBD Tabanan dari masyarakat.
“TRC Regu 1 BPBD Tabanan segera ke tempat kejadian untuk mengevakuasi pohon yang tumbang,” terang Srinadha Giri, Jumat (27/6). (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana