Jalur Utama Denpasar-Gilimanuk Lumpuh! Lubang Raksasa di Tabanan Paksa Pengalihan Arus Hingga Sebulan Penuh
IGA Kusuma Yoni• Rabu, 9 Juli 2025 | 02:02 WIB
lubang raksasa tiba-tiba muncul di depan Pasar Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali
BALIEXPRESS.ID – Sebuah lubang raksasa tiba-tiba muncul di depan Pasar Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali, menyebabkan lumpuhnya jalur utama Denpasar-Gilimanuk dan sebaliknya.
Insiden ini, yang terjadi pada Selasa (8/7) malam, memaksa Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tabanan untuk memberlakukan pengalihan arus lalu lintas secara total.
AKP Anton Suherman, Kasatlantas Polres Tabanan, menjelaskan bahwa penutupan total jalur ini adalah langkah krusial demi keselamatan pengendara.
"Untuk sementara jalur utama Denpasar-Gilimanuk depan Pasar Bajera kami tutup total dulu, dan kendaraan dialihkan ke jalur alternatif. Ini kami lakukan untuk keselamatan bersama," tegas AKP Anton Suherman.
Berapa Lama Pengalihan Berlangsung? Prediksi Hingga Satu Bulan!
Pengalihan arus ini diperkirakan akan berlangsung hingga satu bulan ke depan, menunggu upaya perbaikan tuntas dilakukan oleh Badan Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali.
Ini berarti para pengendara yang biasa melintasi jalur ini harus bersiap menghadapi rute baru yang lebih panjang.
Penting! Ketahui Jalur Alternatif Anda: Roda Empat Hingga Truk Berat
Pengalihan arus ini berlaku untuk semua jenis kendaraan dari kedua arah. Namun, ada rute khusus yang harus diperhatikan:
Truk dan Tronton: Diarahkan melalui jalur menuju Buleleng.
Bus: Juga bisa menggunakan jalur Bedugul Kecamatan Baturiti yang tembus ke Buleleng.
Kendaraan Roda Empat (Minibus) dan Motor dari Denpasar: Dialihkan di simpang Indomaret Bajera dan akan keluar di simpang Terminal/Pasar Senggol Bajera.
Kendaraan Roda Empat (Minibus) dan Motor dari Gilimanuk: Dialihkan di simpang Terminal/Pasar Senggol Bajera ke kiri dan akan tembus di simpang Saraswati depan Polsek Selemadeg.
AKP Anton Suherman menambahkan bahwa semua jalur pengalihan ini dibuat satu arah untuk kelancaran lalu lintas.
Koordinasi juga telah dilakukan dengan Satlantas Polres Jembrana, Badung, dan Polresta Denpasar untuk memastikan informasi sampai ke seluruh pengendara, terutama bagi pengemudi truk dan tronton di Terminal Kargo agar segera mencari jalur alternatif. ***