BALIEXPRESS.ID- Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang TK, SD, dan SMP di Kabupaten Klungkung, Bali, tahun ajaran 2025 kini telah memasuki tahap pendaftaran ulang.
Namun, tidak semua sekolah di Klungkung mendapatkan jumlah siswa yang memadai.
Plt. Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Klungkung, I Wayan Sarjana, menyebut bahwa seluruh calon siswa telah dipastikan tertampung di sekolah negeri.
Sayangnya, kapasitas sekolah tidak diimbangi dengan jumlah siswa yang mendaftar, sehingga sejumlah sekolah masih menyisakan banyak kursi kosong.
Untuk jenjang SMP, hanya SMP Negeri 1 Semarapura yang berhasil memenuhi kuota.
“Sekolah lain masih tersisa,” ujar Sarjana dikutip dari Radar Bali pada Rabu (16/7/2025).
Kondisi yang lebih memprihatinkan terjadi di jenjang SD. Tercatat 12 SD di wilayah Kecamatan Banjarangkan dan Nusa Penida hanya menerima siswa dalam jumlah sangat minim.
Contohnya, SD Negeri 4 Batukandik hanya mendapat satu siswa baru. Sementara SD Negeri 6 Ped dan SD Negeri 2 Bakas masing-masing hanya menerima dua siswa.
Di SD Negeri 2 Tohpati, Kecamatan Banjarangkan, jumlah siswa baru hanya empat orang.
“Walaupun hanya mendapatkan 1 siswa, proses belajar mengajar harus tetap berlangsung,” tegas Sarjana.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan mempertimbangkan opsi regrouping atau penggabungan sekolah-sekolah yang minim murid.
Meski demikian, proses ini tak bisa sembarangan. Jarak tempuh siswa ke sekolah baru akan menjadi pertimbangan utama agar tidak menimbulkan risiko putus sekolah. (*)
Editor : I Made Mertawan