Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Lebih dari Sekadar Kenalan, MPLS Buleleng 2025 Fokus Bangun Ikatan Sosial

Dian Suryantini • Senin, 21 Juli 2025 | 18:58 WIB

Pembukaan MPLS di Kabupaten Buleleng.
Pembukaan MPLS di Kabupaten Buleleng.

 

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 secara resmi dibuka oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng, Senin (21/7). Pembukaan terpusat dilaksanakan di SMP Negeri 2 Kubutambahan, melibatkan seluruh jenjang pendidikan mulai dari TK, SD, hingga SMP.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora Kabupaten Buleleng, Dewa Made Sudiarta, secara langsung membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjadikan sekolah sebagai tempat yang ramah, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta didik.

“MPLS bukan hanya sekadar mengenalkan gedung atau lingkungan fisik sekolah, tetapi lebih dari itu, menjadi titik awal membangun hubungan sosial antar warga sekolah. Di sinilah peran guru, pembina, dan kakak kelas menjadi sangat vital,” ujarnya di hadapan para siswa dan tenaga pendidik.

Menurut Sudiarta, MPLS tahun ini dirancang agar siswa merasa diterima dan dilibatkan, sehingga semangat belajar dapat tumbuh sejak hari pertama masuk sekolah. Ia menekankan bahwa suasana kekeluargaan dan lingkungan belajar yang membahagiakan menjadi kunci untuk membentuk karakter peserta didik yang positif dan adaptif.

“Anak-anak kita harus merasa bahwa sekolah adalah rumah kedua mereka. Di sinilah mereka bertumbuh, mengenal nilai-nilai sosial, serta belajar membangun masa depan,” tambahnya.

Tak hanya soal pengenalan lingkungan, pelaksanaan MPLS tahun ini juga menjadi momentum penting untuk membangun kultur sekolah yang inklusif dan penuh empati. Kegiatan diisi dengan berbagai sesi edukatif dan kreatif yang dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri, disiplin, dan kerja sama antarsiswa.

Baca Juga: Putu Sudiarta dan Gerakan Usaha Bersama di Bali Aga

Terkait hasil Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) tahun ajaran ini, Sudiarta menjelaskan bahwa jumlah peserta didik yang diterima telah mencapai lebih dari 9.000 siswa. Mereka telah tersebar sesuai dengan kuota maksimal pada satuan pendidikan yang ada di seluruh wilayah Buleleng.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan dalam pemerataan jumlah siswa di beberapa sekolah. Oleh karena itu, pihaknya akan segera melakukan evaluasi dan penyesuaian agar proses belajar mengajar tetap berjalan optimal.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap anak mendapatkan hak yang sama atas pendidikan yang berkualitas, tanpa terkendala jumlah atau persebaran siswa. Evaluasi akan kami lakukan untuk menjaga efektivitas proses pembelajaran,” tegasnya.

Dengan dibukanya MPLS tahun ajaran baru ini, Disdikpora Buleleng berharap seluruh satuan pendidikan mampu menciptakan ekosistem yang menyenangkan dan mendidik. Pendidikan karakter, semangat kebersamaan, dan lingkungan belajar yang positif diharapkan menjadi fondasi untuk mencetak generasi muda Buleleng yang unggul dan siap bersaing di masa depan. ***

Editor : Dian Suryantini
#smp #tk #mpls #kubutambahan #Disdikpora #sd #buleleng