Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Klungkung Kembali Jadi Contoh, Dashboard KTR Mobile Resmi Diluncurkan

I Dewa Gede Rastana • Selasa, 29 Juli 2025 | 21:15 WIB

Bupati Klungkung I Made Satria memimpin pelaksanaan Sosialisasi dan Pengoperasian Dashboard Kawasan Tanpa Rokok (KTR) berbasis mobile.
Bupati Klungkung I Made Satria memimpin pelaksanaan Sosialisasi dan Pengoperasian Dashboard Kawasan Tanpa Rokok (KTR) berbasis mobile.

BALIEXPRESS.ID – Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali menunjukkan komitmennya dalam pengendalian konsumsi rokok di masyarakat. Bertempat di Ruang Rapat Inspektorat Daerah, Selasa (29/7/2025), Bupati Klungkung I Made Satria memimpin pelaksanaan Sosialisasi dan Pengoperasian Dashboard Kawasan Tanpa Rokok (KTR) berbasis mobile.


Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung sebagai bagian dari gerakan pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) dan penguatan regulasi KTR, khususnya dalam mengoptimalkan Surat Keputusan Bupati Klungkung Nomor 109/04/HK/2025.


Kepala Dinas Kesehatan Klungkung, drg. IGA Ratna Dwijawati, menjelaskan bahwa sosialisasi ini mencakup pelatihan pengoperasian dashboard KTR, pembentukan kelompok kerja sesuai wilayah binaan, serta penyusunan jadwal kegiatan monitoring dan evaluasi. Ia juga mengungkapkan bahwa hingga Juni 2025, Klungkung menduduki peringkat 8 secara nasional dan peringkat 1 di tingkat kabupaten/kota dalam implementasi KTR.


“Capaian ini membuktikan bahwa upaya bersama kita mulai menunjukkan hasil, namun ini bukan akhir, justru awal untuk memperkuat aksi lapangan,” kata drg. Ratna.


Dalam sambutannya, Bupati Satria menegaskan bahwa kebijakan KTR bukan sekadar aturan larangan merokok, tetapi merupakan langkah strategis untuk melindungi kesehatan publik, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan pasien.


“Implementasi KTR adalah komitmen nyata Pemkab Klungkung terhadap masa depan generasi kita,” ujar Bupati.


Lebih jauh, Bupati memaparkan dua inovasi unggulan daerah dalam mendukung KTR, yakni GEBRAK (Gerakan Bersama Remaja Anti Rokok) dan SIPEKAT (Sistem Surveilans Perilaku Merokok Masyarakat). Ia menekankan bahwa inovasi ini harus dimanfaatkan maksimal oleh tim pelaksana.


Dalam arahannya kepada tim yang hadir, Bupati Satria menginstruksikan agar setiap anggota tim segera menyusun rencana kerja dan melakukan pemantauan rutin; pendekatan pembinaan dilakukan secara humanis namun tetap tegas; kolaborasi antar-OPD diperkuat agar pengawasan hingga tingkat desa dan sekolah berjalan efektif; GEBRAK dimaksimalkan sebagai penggerak perubahan perilaku remaja, dan SIPEKAT dijadikan dasar evaluasi berbasis data; dan seluruh hasil kegiatan dilaporkan secara berkala untuk memperkuat intervensi pemerintah.


“Saya yakin, jika kita bekerja bersama, Klungkung bisa menjadi contoh kabupaten yang berhasil menciptakan lingkungan sehat dan berbudaya,” tegas Bupati.


Ia pun mengajak seluruh tim untuk tidak berhenti di tataran sosialisasi semata. “Dari regulasi kita menuju aksi nyata. Mulai hari ini, mari kita bangkitkan kembali kepatuhan terhadap Kawasan Tanpa Rokok demi Klungkung yang lebih sehat,” pungkasnya. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bupati #ktr #pengendalian #mobile #klungkung #rokok