Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Video Joget Kostum Rangda Pakai Musik Horeg Tuai Kecaman, Arya Wedakarna Ajak Warga Bali Intropeksi

Wiwin Meliana • Kamis, 31 Juli 2025 | 16:34 WIB

Beredar video seorang berjoget dengan kostum Rangda diiringi music Horeg
Beredar video seorang berjoget dengan kostum Rangda diiringi music Horeg

BALIEXPRESS.ID – Video viral seorang pria mengenakan kostum Rangda dan berjoget diiringi musik "horeg" terus menuai kontroversi di jagat maya.

Di tengah derasnya kritik dari warganet Bali yang mengecam aksi tersebut sebagai bentuk pelecehan budaya, anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna (AWK), turut angkat bicara.

Baca Juga: TPA Suwung Tak Lagi Terima Sampah Organik Mulai 1 Agustus 2025, Penutupan Permanen Dijadwalkan Akhir Tahun

Melalui akun media sosial pribadinya, AWK memberikan tanggapan yang menyeimbangkan kritik dan refleksi.

 Ia menegaskan bahwa tindakan penari tersebut memang keliru karena membawakan simbol sakral Bali tidak pada tempatnya, dan jauh dari pakem yang seharusnya dijaga.

“Penari dengan kostum Rangda salah karena menarikan Rangda tidak pada tempatnya,” tulis AWK dalam unggahan yang dikutip Kamis (31/7/2025).

Namun, AWK juga mengingatkan masyarakat Bali untuk tidak hanya menyalahkan pihak luar.

Ia menyoroti kenyataan bahwa kostum-kostum Rangda kini dengan mudah diperjualbelikan secara bebas, bahkan secara daring.

Baca Juga: Situs Arjuna Metapa di Gianyar: Diduga Permandian Suci Zaman Bali Kuno, Diyakini Menjadi Tempat Ruwatan

“Orang Bali juga salah karena memperjualbelikan kostum Rangda secara umum. Mulat sarira saja, tidak usah selalu menyalahkan orang lain jika kita sendiri tidak bisa menjaga apa yang kita punya,” imbuhnya.

Pernyataan ini muncul di tengah perdebatan panas di media sosial. Banyak warganet menilai aksi pria tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap simbol keagamaan dan budaya Bali.

 Pasalnya, Rangda bukan sekadar karakter tari, melainkan figur mitologis yang disakralkan dalam berbagai upacara adat dan religius Hindu Bali.

Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @tabanan_update, pria tersebut tampak berjoget bebas memakai atribut lengkap Rangda, namun bukan diiringi gamelan Bali, melainkan musik remix khas "horeg" yang identik dengan hiburan rakyat Jawa Timur.

Baca Juga: WADUH! Video Joget Pakai Kostum Rangda Diiringi Musik Horeg Bikin Warganet Bali Geram

Aksi tersebut dianggap menyalahi pakem dan nilai spiritual dari tarian Rangda yang sarat makna.

Komentar warganet pun bermunculan, sebagian besar mengecam dan menandai akun tokoh-tokoh publik Bali, termasuk Arya Wedakarna dan aktivis budaya Niluh Djelantik.

“Kalau mau buat Rangda, buatlah Rangda style di sana. Jangan rusak budaya kami,” tulis akun @jung_sas.

Hingga kini, identitas pelaku belum diketahui secara pasti, termasuk lokasi dan tujuan dari pertunjukan tersebut.

 

Editor : Wiwin Meliana
#arya wedakarna #Horeg #rangda #intropeksi diri