BALIEXPRESS.ID - Baru saja menginjakan kaki di Bali, seorang gadis cantik bernama Kateryna Vakarova, 21, langsung berhadapan dengan hukum. Warga negara Ukraina itu ditangkap petugas Bea dan Cukai di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pada Minggu (3/8).
Lantaran, gadis cantik dari Ukraina itu diduga mencoba menyelundupkan benda terlarang ke Bali yang diduga narkoba jenis baru 4-Chloromethcathinone (4-CMC).
Terungkapnya kasus narkoba ini bermula dari petugas Bea Cukai mencurigai gerak-gerik gadis asal Kota Odessa itu di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai, Bali.
Saat melewati area pemeriksaan, kopernya yang dipindai melalui X-ray, memperlihatkan tanda peringatan adanya barang mencurigakan.
Petugas lantas menggeledah barang bawaannya. Ternyata, di dalam koper ada bungkusan berisi padatan putih yang diperkirakan memiliki berat sekitar 2 kilogram diduga narkotika.
"Setelah dipastikan melalui uji laboratorium, diketahui barang tersebut sebagai 4-CMC," beber sumber petugas, Rabu (13/8).
Untuk diketahui, 4-CMC termasuk kategori New Psychoactive Substances (NPS).
Bisa ditemukan dalam bentuk padatan, serbuk kristal, bahkan cairan. Di Indonesia, zat ini marak beredar dalam bentuk cairan biru yang dikenal sebagai "Cairan Setan" atau “Blue Safir” dan digunakan pada rokok elektrik (vape).
Bea dan Cukai lantas berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali untuk melakukan penyidikan lebih lanjut.
Dari pemeriksaan sementara terhadap keterangan Kateryna, diduga barang haram ayang dibawanya akan diedarkan di Bali dengan sasaran warga negara asing.
Sehingga, gadis itu disinyalir menjadi bagian dari jaringan narkoba internasional.
"Petugas saat ini sedang berusaha mendalami jaringan yang terlibat, seperti siapa yang memesan di Bali, hingga orang di atasnya yang mengendalikan," tambah sumber itu.
Kini, Kateryna disebut telah ditahan di Rutan BNNP Bali. Dikonfirmasi mengenai kasus ini, Koordinator Humas BNNP Bali Made Dwi Saputra enggan berkomentar banyak.
"Ditunggu ya, setiap kasus yang diungkap BNNP Bali pasti akan dirilis," jawabnya singkat. (*)
Editor : I Gede Paramasutha