Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tragis! WNA Spanyol Tewas saat Spearfishing di Perairan Pemuteran Buleleng: Diduga Alami Blackout

Nyoman Suarna • Senin, 18 Agustus 2025 | 22:33 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

BALIEXPRESS.ID – Aktivitas spearfishing (memanah ikan) di perairan Pemuteran, Buleleng, Bali, berujung maut bagi seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol.

Korban bernama Ferran Pino Lopez (37) ditemukan tewas tenggelam setelah sempat menghilang saat menyelam, Minggu (17/8/2025).

Korban berangkat dari Pantai Tanjung Bukit Ser sekitar pukul 12.00 WITA bersama tiga warga lokal.

Sesampainya di lokasi Tangkad Menaung, Desa Pemuteran, saksi Putu Okta Wirawan (29) sempat mengingatkan agar korban tidak menyelam lebih dari lima meter serta tetap mengikuti arah penyelaman. Namun, korban justru beberapa kali menyelam sendirian dan tak mengikuti arahan.

Sekitar pukul 13.00 WITA, korban sudah tidak terlihat di permukaan. Upaya pencarian dilakukan dengan berkeliling menggunakan perahu hingga empat kali, namun hasilnya nihil. Warga kemudian meminta bantuan penyelam lokal bernama Gunarsa dan Sudarmawa.

Setelah dilakukan pencarian bawah laut, korban akhirnya ditemukan di kedalaman sekitar 20 meter dalam kondisi tak bernyawa. Diduga kuat, korban mengalami blackout saat menyelam.

Jenazah korban dievakuasi ke daratan dengan bantuan Sat Polairud Polres Buleleng. Kapolsek Gerokgak, Kompol Made Derawi, membenarkan insiden tragis ini.

“Dugaan sementara korban mengalami blackout di kedalaman laut. Penanganannya kami koordinasikan dengan Polairud,” jelasnya.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi wisatawan maupun penyelam, bahwa aktivitas spearfishing di laut Bali menyimpan risiko besar jika tak mematuhi prosedur keselamatan. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#spearfishing #tewas #wisatawan #tenggelam #wna #blackout #spanyol #Pemuteran #buleleng