BALIEXPRESS.ID – Sebanyak 35 perusahaan pariwisata di Bali tercatat telah bergabung sebagai mitra dalam program Pungutan Wisatawan Asing (PWA).
Pemerintah Provinsi Bali menargetkan jumlah ini terus bertambah seiring dengan sosialisasi yang dilakukan bersama asosiasi pelaku usaha.
Kepala Dinas Pariwisata Bali, Wayan Sumarajaya, menyebutkan jumlah tersebut masih akan bertambah.
“Kami masih lakukan pembicaraan kepada anggota asosiasi agar lebih banyak yang ikut,” kata Sumarajaya, Minggu (17/8).
Ia menegaskan, sosialisasi lebih lanjut masih diperlukan, apalagi terdapat perbedaan karakteristik antara usaha hotel dengan jasa travel.
Sementara itu, Ketua Asita Bali, I Putu Winastra, menyampaikan dukungan penuh terhadap kebijakan ini.
Baca Juga: Legenda Sepak Bola Asal Bali IGK Manila Berpulang, Erick Thohir Ungkap Sosok Sang Jenderal Lapangan
“Di kami, sudah semakin banyak teman-teman yang mendaftar. Karena lewat link, jadi langsung ke pemerintah,” paparnya.
Menurutnya, Asita juga telah melakukan sosialisasi kepada anggota serta membagikan link pendaftaran.
Saat ini, terdapat 345 anggota Asita Bali berstatus full member, dan ditargetkan seluruhnya dapat bergabung dalam program PWA.
Lebih lanjut, Winastra menjelaskan mekanisme pendaftaran telah dilengkapi barcode khusus.
Ia menambahkan, Asita bahkan sudah lebih dulu menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait PWA sebelum adanya skema imbal jasa dari pemerintah.(***)
Editor : Rika Riyanti