BALIEXPRESS.ID - Pengerjaan railing atau pagar pengaman di Jembatan Tukad Bangkung, Kecamatan Petang hingga kini telah mencapai 20 persen.
Railing di jembatan yang menghubungkan Desa Pelaga dan Belok Sidan ini ditargetkan rampung pada November 2025.
Pemasangan pengaman ini dilakukan Pemkab Badung untuk mengantisipasi adanya aksi bunuh diri yang sebelumnya kerap terjadi.
Baca Juga: Selundupkan Pasta Ganja Berkedok Krim Wajah ke Bali, Bule Rusia Divonis 5 Tahun 8 Bulan Penjara
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Badung, I Gusti Ngurah Suardika mengungkapkan, hingga 20 Agustus 2025, progres fisik pemasangan railing telah mencapai realisasi 20,278 persen.
Capaian ini pun ternyata melaumpaui target awal sebesar 19,575 persen.
“Total kolom railing yang sudah terpasang sebanyak 138 batang pada sisi utara dari total 492 batang yang direncanakan untuk kedua sisi jembatan,” ujar Suardika, Kamis (21/8).
Baca Juga: Pura Prajapati di Nusa Penida Direstorasi Mandiri Jelang Karya Besar
Pihaknya menyebutkan, hingga saat ini tuang railing telah terpaang sepanjang 200 meter di sisi utara jembatan, dari panjang keseluruhan 350 meter.
Selain itu Pemkab Badung juga akan memasang jaring pengaman di dinding jembatan.
Hal ini untuk mencegah adanya aksi bunuh diri.
Baca Juga: Klungkung Siapkan Tiga Festival Spektakuler, Polres Pastikan Pengamanan Ketat
“Pengamanan ini agar tidak ada lagi celah yang bisa dimanfaatkan untuk tindakan-tindakan yang tak diinginkan dan membahayakan nyawa. Pada dindingnya kami pasang jaring,” ungkapnya.
Suardika menerangkan, pemasangan railing ini ditargetkan tuntas sebelum kontrak kerja berakhir pada 12 November 2025.
Selain di Jembatan Tukad Bangkung, pemasangan railing juga dilakukan di Jembatan Tukad Penet, Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal dan Jembatan Kalianget di Desa Pangsan, Kecamatan Petang.
Pemasangan railing di ketiga jembatan tersebut dilakukan secara bersamaan dan hingga saat ini baru mencapai 20 persen dan masih terus berprogres.
“Untuk pembangunan railing jembatan Kalianget sampai saat ini sudah terealisasi 22,068 persen dari rencana 11,081 persen, dan yang di Jembatan Tukad Penet progresnya sudah mencapai 22,871 persen dari rencana 16,546 persen. Pengerjaan sesuai kontrak berakhir 12 November 2025,” terangnya.
Sebagai informasi tambahan, pembangunan railing pada tiga jembatan tersebut dianggarkan sebesar Rp 16,4 miliar.
Untuk pembangunan railing Jembatan Tukad Bangkung Rp 10,8 miliar, Pembangunan railing Jembatan Tukad Penet – Sangeh, Rp 3,1 miliar, konsultan pengawasan Rp 96,7 juta, dan pembangunan railing Jembatan Kalianget Rp 2,3 miliar, konsultan pengawasan Rp 96,7 juta.
Secara spesifik, railing di Jembatan Tukad Bangkung setinggi 4 meter dari trotoar.
Jembatan Tukad Penet-Sangeh sepanjang 136 meter pada satu sisi, ketinggian 3 meter dari trotoar, sedangkan Jembatan Kalinget sepanjang 77 meter pada satu sisi dengan tinggi 3 meter dari trotoar. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga