Sebanyak 55 bibit pohon ditanam serentak oleh Rektor IMK Prof. Dr. I Gede Suwindia, M.A, Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng Dewa Made Sudiarta, dosen, pegawai, serta 515 mahasiswa baru.
Aksi ini menjadi simbol komitmen sivitas akademika IMK dalam mendukung program yang digagas Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA tentang ekoteologi.
Rektor IMK, Prof. Suwindia menegaskan bahwa penanaman pohon tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi sarat dengan pesan lingkungan.
“Kami ingin mahasiswa baru memulai perjalanan akademiknya dengan kesadaran menjaga bumi. Penanaman ini sederhana, tetapi maknanya besar. Apa yang kita tanam hari ini akan menjadi warisan untuk generasi berikutnya,” ujarnya.
Ditambahkan Prof Suwindia, nilai ekoteologi yang diperkenalkan sejak PKKMB diharapkan menjadi bagian dari karakter mahasiswa.
“Mereka tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga belajar menghargai alam dan hidup selaras dengan lingkungan,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Disdikpora Buleleng, Dewa Made Sudiarta, mengapresiasi inisiatif IMK yang memadukan kegiatan akademik dengan aksi nyata peduli lingkungan.
“Ini langkah positif. Mahasiswa sebagai generasi muda perlu dibiasakan menanam dan merawat pohon, karena manfaatnya akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Sudiarta menambahkan jika kegiatan itu sejalan dengan semangat pendidikan berkelanjutan.
“Pendidikan yang ideal bukan hanya mencetak lulusan cerdas, tetapi juga generasi yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.
Sebelumnya, 515 Mahasiswa baru telah melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) sejak Senin (1/9) lalu, dan akan berakhir pada Sabu (6/9) mendatang yang bertepatan dengan Hari Raya Saraswati mendatang dengan pelaksanaan Upacara Upanayana.
Setelah mengikuti prosesi Upanayana, mahasiswa baru dinyatakan sah untuk mengikuti proses perkuliahan. (dik)
Editor : I Putu Mardika