Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kadus Tegal Gede Menangis, Istri dan Anak Jadi Korban Hujatan Fans Aisar Khaledd

Wiwin Meliana • Selasa, 23 September 2025 | 14:58 WIB

Kadus Tegal Gede Beber Kronologi Youtuber Aisar Khaledd Diusir Saat Bantu Korban Banjir
Kadus Tegal Gede Beber Kronologi Youtuber Aisar Khaledd Diusir Saat Bantu Korban Banjir

BALIEXPRESS.ID-Nyoman Gede Suwarna adalah sosok pria yang viral karena mengusir youtuber Aisar Khaledd saat membagikan bantuan bagi korban banjir di Bali beberapa waktu lalu.

Nyoman Gede Suwarna merupakan kepada dusun Tegal Gede di Denpasar.

Baca Juga: Warga Terdampak Banjir di Manggis Karangasem Gatal-Gatal, Diskes Ingatkan Risiko Diare dan Demam Berdarah

Dalam cuplikan wawancara bersama acara infotainment, Nyoman Gede membeberkan kronologi hingga terjadi pengusiran tersebut.

Insiden Youtuber asal Malaysia, Aisar Khaledd yang sempat diusir warga saat bantu korban banjir di Bali terus menjadi sorotan.

Kini kepala Dusun Tegal Gede, Nyoman Gede Suwarna pun angkat bicara.

Dalam sebuah cuplikan wawancara bersama acara infotainment, Nyoman Gede Suwarna pun membeberkan kronologi kejadian.

Baca Juga: Kadus Tegal Gede Ungkap Kronologi Aisar Khaledd Diusir Saat Salurkan Bantuan Banjir di Bali

Saat kejadian, disebutkan warga setempat sedang melakukan aksi bersih-bersih untuk mengangkut sampah-sampah usai terjadi banjir.

“Pagi serentak jam 7 warga di Denpasar melakukan aksi bersih-bersih untuk mengangkut sampah bekas banjir,” ujar Kadus Nyoman Gede Suwarna dikutip pada Selasa (23/09/2025).

Lebih lanjut, pihaknya menyebut bahwa saat itu dikerahkan satu alat berat untuk mengeruk sampah-sampah yang ada di pinggir sungai.

Bahkan satu buat truk digunakan untuk mengangkut sampah.

Kondisi jalan yang sempit membuat truk hanya bisa berjalan mundur saat melalukan pengangkutan sampah.

Namun saat bersamaan datang Aisar dan timnya untuk membawa bantuan.

Baca Juga: Terbukti Perdagangkan Bayi, Yayasan Anak Bali Luih di Tabanan Dibubarkan  

Sontak saja, hal itu membuat kondisi semakin krodit dan menghambat proses pengangkutan sampah oleh truk.

Bahkan Kadus Tegal Gede menyebut bahwa Aisar datang tanpa koordinasi.

“Gak tau tiba-tiba mereka datang, jadinya kita susah untuk aktivitas pengangkutan itu,” jelasnya.

Pihaknya menyebut sama sekali tidak ada niatan untuk menghalangi kegiatan sosial tersebut.

Lebih lanjut, akibat insiden tersebut, Nyoman Gede Suwarna menyebut sempat mengalami trauma lantaran anak dan istrinya menjadi sasaran bully oleh fans-fans sang youtuber.

“Ya kecewa sih, istri sampai nangis, takutnya ada orang yang nyari, fansnya,” ungkap Kadus Tegal Gede sambil menangis.

Meski banyak mendapat hujatan namun Nyoman Gede Suwarna masih mendapat banyak dukungan khususnya dari masyarakat Bali.

Baca Juga: Pidato Presiden Prabowo di PBB: Suara Indonesia untuk Keadilan Ekonomi dan Perdamaian Dunia

Sebelumnya, Youtuber asal Malaysia, Aisar Khaledd, menjadi sorotan setelah videonya diusir oleh seorang warga saat membagikan bantuan kepada korban banjir bandang di Bali viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun @bali.infoo, Aisar terlihat membagikan pakaian dari atas mobil pikap, dikerumuni oleh anak-anak.

Namun, seorang pria tampak menegur Aisar karena dianggap mengganggu proses pembersihan pascabanjir. Meski sempat menjawab dengan tenang, pria tersebut akhirnya mengusir Aisar dan timnya dengan nada keras.

Menanggapi insiden tersebut, Aisar tidak memperkeruh suasana. Ia justru mengunggah video itu kembali dan menyampaikan pesan damai, menyebut bahwa “Adab lebih tinggi daripada ilmu” dan menyatakan kepercayaannya bahwa masyarakat Bali saling menghargai.

 

Editor : Wiwin Meliana
#bali #Kadus #aisar khaledd #hujatan #menangis #korban banjir