BALIEXPRESS.ID-Sebagai seorang anggota DPRD, Bimanata kerap menjadi sorotan karena unggahan-unggahan di media sosialnya.
Sejumlah warganet menilai, Bimanata kerap flexing dengan memamerkan koleksi kendaraan mewah hingga hobinya memelihara ayam ketimbang mengunggah kinerjanya sebagai anggota dewan.
Baca Juga: Dihujat Netizen Usai Pernyataan ‘Bukan Dapil Saya’ Bimanata Beri Klarifikasi
Menanggapi tudingan itu, Bimanata tak mau ambil pusing.
Baginya media sosial sangat bisa dimanfaatkan untuk membangun hal positif dan negative tergantung dari orang yang menilai.
“Saya beranggapan bahwa media sosial itu hanya untuk hiburan dan candaan, tidak perlu begitu serius menanggapinya,” jelasnya dalam podcast Tolet Mana dikutip pada Senin (29/09/2025).
Lebih lanjut, pihaknya mengaku tidak suka ketika ia melakukan kebaikan kemudian diunggah di media sosial.
Baca Juga: Cerita Bimanata Sempat Ditegur Giri Prasta soal Perseteruan dengan Aan Nugros
“Mungkin ini pendapat pribadi saya, tidak suka ngasih uang serratus ribu terus diunggah di media,” jelasnya.
“Saya lebih sakit hati jika ada yang bilang saya sedang pencitraan, ketulusan dan kebaikan saya itu tidak bisa digantikan dengan apapun,” tegasnya.
Intinya, pihaknya hanya menggunakan media sosial untuk hiburan dan memposting hal-hal pribadi.
Pihaknya juga tidak pernah mengais rupiah dari media sosial.
“Saya tidak pernah berharap apapun dari media sosial,” jelasnya.
Sebelumnya, Bimanata juga memberikan klarifikasi soal pernyataannya di Tiktok soal penanganan korban banjir yang melanda Bali pada 10 September 2025 lalu.
Ia menjadi sorotan lantaran saat ada beberapa warganet yang meminta dirinya untuk turun ke suatu daerah membantu korban banjir, Bimanata menjawab bukan dapil saya.
Baca Juga: 493 Hewan Divaksin, Distan Tabanan Antisipasi Rabies Usai Kasus Gigitan di Gunung Batukaru
Sontak saja, pernyataan tersebut membuat warganet murka bahkan pernyataan tersebut menjadi bahan olok-olok netizen.
Dalam podcast Tolet Mana, Bimanata membenarkan ucapan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa maksud ucapannya adalah dewan yang berasal dari dapil yang dimaksud lebih berhak bertugas untuk membantu masalah dan korban banjir.
“Seolah-olah saya bisa menyelesaikan masalah secara keseluruhan, padahal saya DPD, apa sih tupoksi DPR, yang bisa menjalankan program dan anggaran kan eksekutif,” jelasnya dikutip pada Senin (29/09/2025).
Lebih lanjut Bimanata mengungkap bahwa pihaknya hanya bisa mengusahakan dan meminta tolong kepada Bupati atau Wakil Bupati.
Pihaknya tidak menyalahkan warganet yang beranggapan bahwa ia dapat menyelesaikan semua masalah di masyarakat, hal ini lantaran adanya factor kedekatan dengan wakil gubernur Bali yang juga merupakan ayahnya.
“Mungkin karena wakil gubernur Pak Giri, tapi apa yang bisa dilakukan Pak Giri tanpa persetujuan Pak Gubernur?” ungkapnya.
Editor : Wiwin Meliana