BALIEXPRESS.ID- Jalur menuju Terminal Manuver Gilimanuk, Patung Siwa hingga Anjungan Betutu yang selama beberapa bulan terakhir dikeluhkan masyarakat akibat rusak parah akhirnya mendapat perhatian serius.
Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat memperbaiki sejumlah titik jalan yang membahayakan pengendara.
Baca Juga: Astra Motor Bali Salurkan 550 Kompor Gas untuk Masyarakat Terdampak Banjir di Denpasar
Kerusakan jalan sepanjang kurang lebih 300 meter itu sempat menjadi sorotan, terutama saat musim hujan karena lubang jalan tergenang air dan sulit terlihat pengguna jalan.
Kondisi ini sangat berisiko, mengingat jalur tersebut kerap dilintasi kendaraan besar seperti bus pariwisata dan truk logistik. Bahkan, beberapa bulan lalu pernah terjadi kecelakaan lalu lintas di kawasan ini hingga merenggut korban jiwa.
Untuk memastikan kondisi lapangan, Lurah Gilimanuk Ida Bagus Tony Wirahadikusuma bersama Kasi Trantib Kelurahan, petugas Dinas Perhubungan, dan personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk melakukan pengecekan langsung.
Baca Juga: Misteri Hilangnya Pakyan Belog: Pedagang Lumpia Ikonik Ubud, Sang Anak Lapor Polisi
Dari hasil pemantauan, ditemukan sedikitnya lima titik lubang cukup parah di jalur menuju Terminal Manuver. Sementara dari arah Patung Siwa menuju Anjungan Betutu Gilimanuk, ada empat titik kerusakan jalan.
“Pengecekan ini kami lakukan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan. Seperti kita ketahui, beberapa waktu lalu pernah terjadi laka lantas di jalan depan Patung Budha, tepatnya di pos pengawasan Dishub menuju arah Terminal Manuver. Kondisi jalan yang rusak dan berlubang memang menjadi faktor risiko yang perlu segera ditangani,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (1/10).
Ia menambahkan, penyebab utama kerusakan jalan tersebut adalah curah hujan tinggi yang menggerus aspal serta beratnya kendaraan besar yang melintas setiap hari.
Baca Juga: Warga Bali Galang Donasi untuk Pemakaman Kadek Ayu, Remaja yang Tewas Tergencet Pikap di Buleleng
“Saat musim hujan, jalan rusak makin parah karena air menggenang di lubang, sehingga pengguna jalan tidak bisa menghindar. Ditambah lagi, jalur ini menjadi alternatif utama ketika ada pengalihan arus lalu lintas,” jelasnya.
Menindaklanjuti laporan itu, Pemkab Jembrana melalui Dinas PUPR langsung melakukan perbaikan setelah pengecekan. Lubang-lubang jalan ditambal dan sebagian jalur diaspal sepanjang kurang lebih 100 meter, sementara titik lain hanya dilakukan penambalan agar tidak membahayakan pengendara.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati Jembrana dan Dinas PUPR atas respons cepatnya. Perbaikan jalan berlubang menuju Terminal Manuver sudah terealisasi, sehingga pengguna jalan bisa merasa lebih aman dan nyaman,” pungkasnya.***
Editor : Wiwin Meliana