Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Antisipasi Bencana Banjir, Empat Aliran Sungai Besar di Bali Bakal Dipasangi Alarm

IGA Kusuma Yoni • Jumat, 3 Oktober 2025 | 02:02 WIB
Gubernur Bali I wayan Koster saat ditemui di Gedung maria Tabanan, Kamis (2/10).
Gubernur Bali I wayan Koster saat ditemui di Gedung maria Tabanan, Kamis (2/10).

BALIEXPRESS.ID – Sebagai salah satu upaya pencegahan kembali terjadinya bencana banjir besar di Bali, Gubernur Bali I Wayan Koster menyebut empat aliran sungai atau tukad besar di Bali akan dipasangi alarm banjir.

Alarm tersebut dipasang untuk mendeteksi bencana banjir saat curah hujan tinggi sehingga masyarakat dapat mengantisipasi sejak dini dampak yang bisa ditimbulkan.

Empat sungai tersebut adalah,  Tukad Badung yang terletak di Kota Denpasar, Tukad Mati di Kabupaten Badung, Tukad Unda di Kabupaten Klungkung dan Tukad Ayung di Kabupaten Gianyar.

"Nanti akan ada peralatan khusus yang bisa mendeteksi ketinggian air saat curah hujan tinggi. Pada ketinggian tertentu alat tersebut mengeluarkan bunyi peringatan," kata Gubernur Koster usai menyerahkan bantuan bagi korban banjir di Gedung Kesenian I Ketut Maria, Tabanan, Kamis (2/10/2025). 

Lebih lanjut dijelaskan Koster, pemasangan alarm banjir akan dilakukan mulai 2026 dengan melibatkan Balai Wilayah Sungai (BWS), pemerintah kabupaten/kota, serta Pemprov Bali. Hal ini mengingat sungai-sungai tersebut tidak hanya melintasi satu wilayah kabupaten.

Selain pemasangan alarm, Pemprov Bali juga menyiapkan langkah mitigasi lain, seperti normalisasi sungai, audit wilayah aliran sungai dari hulu hingga hilir, serta pemantauan Daerah Aliran Sungai (DAS).

“Saat ini banyak terjadi pendangkalan sungai di wilayah DAS yang perlu dikeruk. Kalau ada kawasan yang gundul, maka harus direboisasi dan direvitalisasi,” tegas Koster. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #alarm #sungai #banjir