BALIEXPRESS.ID – Jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali berganti. Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, menggeser I Ketut Sumedana yang telah 1,5 tahun lebih memimpin Kejati Bali.
Penggantinya adalah Chatarina Muliana Girsang. Chatarina menggantikan Ketut Sumedana sesuai Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 854 Tahun 2025.
Siapa Chatarina Muliana Girsang? Chatarina memiliki rekam jejak panjang di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Chatarine tercatat sebagai jaksa di lembaga Antirasuah itu sejak 2005 hingga 2015.
Pengalaman tersebut diyakini akan memperkuat upaya pemberantasan korupsi di Bali, sekaligus membawa strategi penanganan kasus yang lebih tajam dan efektif.
Perempuan berdarah Simalungun ini memulai karirnya sebagai staf administrasi di Badan Diklat Kejaksaan Agung setelah lulus dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya dan Jurusan Akuntansi STIE YAI Jakarta pada 2000.
Karirnya kian menanjak ketika ditunjuk menjadi staf khusus Jaksa Agung MA era Rahman dan Marzuki Darusman pada 2001–2002, sambil menempuh pendidikan jaksa.
Chatarina kemudian ditempatkan sebagai kepala subseksi ekonomi moneter di Seksi Intelijen Kejari Bekasi.
Sambil bekerja, ia menuntaskan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran dengan predikat cumlaude.
Kemudian ia melanjutkan studi hingga meraih gelar doktor di Fakultas Hukum Universitas Airlangga.
Chatarina ditugaskan sebagai jaksa penuntut umum di KPK pada 2005.
Di sana, karirnya terus berkembang, mulai dari Kepala Satgas Penuntutan Direktorat Penuntutan, hingga menjabat Kepala Bagian Perancangan Peraturan sekaligus Kepala Biro Hukum KPK.
Dalam kapasitas tersebut, ia mewakili KPK dalam berbagai uji materi Undang-Undang KPK serta gugatan praperadilan yang diajukan para tersangka korupsi.
Setelah satu dekade di KPK, Chatarina dipercaya menjadi Inspektur Jenderal di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Jabatan itu membukakan peluang bagi perempuan kelahiran 19 November 1972 ini untuk menjadi rektor di beberapa universitas, di antaranya Universitas Sebelas Maret Surakarta dan Universitas Negeri Manado, Sulawesi Utara.
Selain profesionalisme, Chatarina juga dikenal sebagai ibu dari Benedictus Stefano Ginting dan Audrey Ginting, yang selalu menjadi bagian dari perjalanan hidup dan karirnya. (*)
Editor : I Made Mertawan