Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Lima Wisatawan Tiongkok Tewas dalam Kecelakaan di Padangbulia, RSUD Buleleng Lakukan Identifikasi

Dian Suryantini • Jumat, 14 November 2025 | 23:45 WIB

Dokter Forensik RSUD Buleleng, dr. Klarisa
Dokter Forensik RSUD Buleleng, dr. Klarisa

 

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Tragedi kecelakaan yang melibatkan rombongan wisatawan asal Tiongkok menjadi topik perbincangan. Dari 13 wisatawan yang terlibat dalam kecelakaan tunggal di Jalan Raya Singaraja–Denpasar, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, lima orang dinyatakan meninggal dunia. Kelima jenazah kini berada di RSUD Buleleng untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Dokter Forensik RSUD Buleleng, dr. Klarisa, memastikan bahwa pihak rumah sakit telah menerima seluruh jenazah sejak Jumat pagi. “Kami melakukan pemeriksaan luar terlebih dahulu. Kami selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait identitas para jenazah,” ujarnya, Jumat (14/11).

Menurut Klarisa, ada lima jenazah yang kini dititipkan di instalasi forensik RSUD Buleleng. Komposisinya terdiri dari tiga perempuan dan dua laki-laki. Proses penerimaan jenazah berlangsung bertahap. “Sampai sekitar pukul 06.30 WITA, sudah ada tiga jenazah yang tiba. Lalu sekitar pukul 07.30 datang lagi dua jenazah,” jelasnya.

Dari pemeriksaan luar, tim forensik menemukan sejumlah tanda-tanda kekerasan akibat benturan keras. “Dari pengamatan luar, para jenazah menggunakan baju renang dan jas hujan. Kami menemukan luka-luka seperti lecet, memar, dan beberapa luka serius. Kebanyakan berada di sisi kiri tubuh,” kata Klarisa.

Namun, hingga saat ini, pihak rumah sakit belum dapat melakukan otopsi. Alasannya, proses tersebut hanya bisa dilaksanakan setelah ada persetujuan dari pihak kelurga korban.

“Kami belum melakukan otopsi karena harus ada izin keluarga. Sampai sekarang belum ada keluarga yang datang mengklaim. Jadi kami tidak bisa melakukan pemeriksaan dalam,” tegasnya.

Kondisi ini membuat tim forensik menunggu arahan lebih lanjut dari Sat Lantas Polres Buleleng terkait langkah selanjutnya. “Kami juga sedang menunggu tindak lanjut apa yang akan dilakukan terhadap jenazah ini,” tambahnya.

Sementara itu, Unit Laka Lantas Polres Buleleng masih mendalami penyebab kecelakaan yang menewaskan para wisatawan tersebut. Mobil Toyota Hiace yang mengangkut rombongan dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal pada Jumat dini hari. Dugaan sementara, kendaraan tidak bisa dikendalikan saat melaju di TKP. Sehingga menyebabkan terjadinya laka lantas hingga membentur pohon durian.

Koordinasi dengan Konsulat Tiongkok di Bali tengah dilakukan untuk memastikan identitas korban, penanganan keluarga, serta langkah diplomatik dan administratif lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, delapan wisatawan yang selamat sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit berbeda, sementara lima korban meninggal masih dalam proses identifikasi di RSUD Buleleng. ***

Editor : Dian Suryantini
#rsud #tiongkok #jenazah #forensik #buleleng