BALIEXPRESS.ID– Pemkab Bangli memastikan kelanjutan pembangunan Bangli Sport Center pada 2026.
Beberapa pekerjaan fisik telah dijadwalkan. Kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp30–35 miliar.
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengatakan bahwa anggaran diupayakan melalui sinergi pendanaan dengan kabupaten/kota lain maupun Pemprov Bali dalam bentuk Bantuan Keuangan Khusus (BKK).
Pemerintah daerah juga berupaya mencari anggaran pemerintah pusat.
Sedana Arta menyebutkan, fokus pembangunan sport center tahun depan diarahkan pada pengerjaan tribun barat dan penyelesaian lintasan atletik berstandar.
Pekerjaan fisik direncanakan masuk proses tender pada Januari 2026 sehingga progres dapat segera berjalan.
Pemerintah menargetkan akhir 2026 lintasan atletik dan lapangan telah memenuhi standar dan tribun barat sudah berdiri.
Selain itu, pemerintah daerah juga menuntaskan pengadaan lahan tambahan untuk merapikan tata kawasan sport center.
Langkah ini dilakukan karena sisi utara dan selatan belum lurus sehingga membutuhkan penyesuaian lahan.
“Sisi utara akan diluruskan sekitar 31 are dan sisi selatan sekitar 17 are. Pengadaan lahannya sedang proses dan pembayaran ditargetkan Januari,” jelas Sedana Arta ditemui di sela-sela monitoring proyek fisik 2025 pada Senin (24/11/2025).
Diketahui, Pemkab Bangli melaksanakan pembangunan Bangli Sport Center yang telah dimulai secara bertahap sejak tahun 2022.
Tahap awal dimulai dengan pengadaan lahan. Pada tahun 2024, dilanjutkan pembangunan fisik tahap pertama.
Tahun 2025 pembangunan difokuskan pada pematangan lahan, khususnya di area aliran air yang belum ditangani tuntas tahun sebelumnya.
Anggaran pematangan lahan mencapai Rp1,2 miliar. Pembangunan sport center diperkirakan akan menelan anggaran sekitar Rp650 miliar.
"Sport center memang dibangun secara bertahap," jelas Sedana Arta. (*)
Editor : I Made Mertawan