BALIEXPRESS.ID — Expo berskala nasional bertajuk Livin’ Fest 2025 akan digelar di ICON Mall Bali pada 4–7 Desember 2025.
Event yang digelar oleh Bank Mandiri ini akan menjadi ruang pertemuan antara pelaku UMKM, industri kreatif, dan layanan publik dalam satu kawasan festival yang membuka akses lebih luas bagi masyarakat.
Dengan mengusung tema “Sinergi Majukan Negeri”, Livin’ Fest dikonsep tidak hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sarana yang memperkuat ekonomi rakyat melalui dukungan terhadap pelaku usaha kecil serta pengembangan jejaring kreatif.
Baca Juga: Bandara Ngurah Rai Tambah 14 Rute Baru, Akses Penerbangan ke Bali Kian Luas Sepanjang 2025
Regional CEO Bank Mandiri Region XI Bali dan Nusa Tenggara, Alexander Jonathan Patty menyampaikan bahwa festival tersebut menjadi wadah inklusif bagi banyak sektor.
“Kami ingin memastikan kehadiran Bank Mandiri membawa nilai tambah yang memperluas akses pasar dan memperkuat daya saing ekonomi rakyat sekaligus menjadi sajian khusus kepada nasabah yang telah setia menemani Bank Mandiri selama 27 tahun,” ujarnya saat konferensi pers di Sanur, Kamis (27/11).
Pada penyelenggaraan di Bali, lebih dari 123 tenant akan berpartisipasi, mulai dari kuliner, fesyen, kecantikan, hingga produk gaya hidup.
Zona UMKM berisi berbagai produk lokal unggulan, sedangkan area Government Hub menghadirkan layanan publik yang dapat dimanfaatkan pengunjung, seperti pengurusan paspor, SIM, perpajakan, e-KTP, hingga pemeriksaan kesehatan.
Penguatan konsep festival diperluas melalui kolaborasi dengan sejumlah event kreatif nasional seperti Jakarta Coffee Week, Inacraft, Beauty & Wellness, serta Weekend Market dengan melibatkan pelaku usaha dan destinasi pariwisata.
Selain area bisnis dan layanan publik, festival juga menyajikan konser musik yang menghadirkan Lomba Sihir, Meiska, dan Pongki Barata.
Ada pula berbagai program olahraga seperti Fun Run 2,7K & 5K, serta Sportfest yang mencakup zumba, pilates, dan poundfit—menjadi bagian dari pengalaman festival yang menyasar masyarakat urban.
Alexander menegaskan bahwa pelaksanaan Livin’ Fest berorientasi pada kebermanfaatan bagi publik, bukan sekadar perayaan internal.
“Memasuki usia ke-27, kami ingin merayakannya dengan kontribusi yang benar-benar dirasakan masyarakat. Livin’ Fest adalah panggung kolaborasi yang menyatukan UMKM, industri kreatif, dan solusi finansial dalam semangat Sinergi Majukan Negeri,” pungkasnya.
Baca Juga: Kisah Made Kranca dan Gong Legendaris 1915
Festival ini diharapkan menjadi momentum bagi pelaku usaha lokal dan kreatif untuk meraih kesempatan pasar baru, sekaligus menghadirkan hiburan yang dapat dinikmati seluruh masyarakat Bali.(***)
Editor : Rika Riyanti