BALIEXPRESS.ID- Melalui agenda rutin Corporate Social Responsibility (CSR) tahunan, Astra Motor Bali menghadirkan fasilitas tempat istirahat Bale Pesandekan Honda,
Serta membagikan sarana upacara berupa dupa kepada pemedek yang melaksanakan persembahyangan di Pura Sakenan, Denpasar.
Event ini dilakukan bertepatan dengan perayaan Hari Raya Kuningan pada akhir bulan November lalu.
Melalui program ini, Astra Motor Bali memberikan ruang beristirahat bagi para pemedek setelah melaksanakan persembahyangan.
Kepala Wilayah Astra Motor Bali, Yohanes Kurniawan, menyebutkan jika program ini merupakan bentuk nyata kontribusi Honda bagi masyarakat Bali.
Program ini tidak saja dilakukan di Pura Sakenan, namun rutin dilakukan di banyak lokasi di Bali.
“Ini wujud nyata kepedulian Honda untuk masyarakat Bali. Semoga fasilitas ini dapat memberikan manfaat bagi konsumen, khususnya pemedek yang beribadah di Pura Sakenan yang setiap harinya diperkirakan mencapai ribuan umat,” ungkap Yohanes Kurniawan.
Selain itu, Yohanes menambahkan bahwa kegiatan CSR yang rutin diselenggarakan dua kali setiap tahun,
Diharapkan dapat semakin mempererat kedekatan emosional masyarakat Bali dengan Honda dan selaras dengan program Sinergi bagi Negeri
Adapun bentuk fasilitas yang diberikan Astra Motor Bali selain dalam bentuk Bale Pesandekan di area persembahyangan ada juga fasilitas operasional yang ditujukan bagi para Pecalang.
Adapun bentuknya, Area Utama Persembahyangan (Bale Pesandekan) terdiri dari Satu unit tenda sebagai tempat berteduh,
Selanjutnya adalah da unit flooring untuk menambah kenyamanan dan keamanan pemedek.
Sedangkan untuk area Operasional dan Keamanan (Pecalang), terdiri dari satu unit tenda Pecalang, lima unit meja hitam dan lima belas unit kursi hitam,
Ini digunakan sebagai penunjang tugas Pecalang, empat unit plang Pecalang untuk pengaturan dan penandaan area.
Serta dua boks dupa untuk dibagikan kepada pemedek sebagai sarana utama persembahyangan.
Melalui kegiatan CSR ini, Yohanes menegaskan perannya sebagai mitra strategis masyarakat dalam melestarikan nilai spiritual dan budaya Bali.
Kolaborasi antara sektor swasta dan kearifan lokal ini diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut berkontribusi aktif dalam perayaan keagamaan.
“Sehingga warisan budaya Bali tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” ungkapnya.
Editor : IGA Kusuma Yoni