BALIEXPRESS.ID - Pemkab Badung kini melakukan pendataan kerusakan akibat pohon tumbang di DTW Alas Pala Sangeh, Kecamatan Abiansemal.
Penataan ini dilakukan sebagai langkah verifikasi kerusakan dan menentukan jumlah kerugian, sekaligus sebagai pedoman memberikan bantuan.
Terlebih sejumlah bangunan mengalami kerusakan di Pura Bukit Sari.
Baca Juga: Bali Tuan Rumah Silaknas dan Milad ke-35 ICMI 2025, Gubernur Koster Dukung Penguatan Wisata Domestik
Kasi Rekon BPBD Badung, Putu Juniarta mengatakan, pendataan saat ini masuk dalam tahap pendalaman.
Proses verifikasi ini masih berlangsung lantaran banyaknya item kerusakan yang harus diukur satu per satu.
“Kami bersama tim sudah turun ke Sangeh untuk melakukan verifikasi kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana pohon tumbang. Sebelumnya sempat turun cuma karena pembersihan belum selesai jadi belum bisa melakukan pengukuran," ujar Juniarta seizin Kalaksa BPBD Badung, Minggu (7/12).
Baca Juga: Pansus TRAP Kuatkan Pengawasan Jatiluwih, Prioritaskan Kelestarian Sawah dan Kesejahteraan Petani
Pihaknya menyebutkan, seluruh hasil verifikasi nantinya akan dimasukkan ke sistem Layanan Elektronik Penanggulangan Bencana (Lencana) dan diteruskan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan penyaluran bantuan.
Koordinasi dengan pengelola objek wisata dan desa adat juga terus dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan perbaikan.
“Tim kemungkinan akan turun besok (Senin, ini) terkait sinkronisasi kebutuhan perbaikan dengan prajuru adat,” ungkapnya.
Baca Juga: Niang Soli, Aktif Menari Legong Bapang Saba Meski Berusia 102 Tahun
Namun dari penafsiran awal, Juniarta menerangkan, kerugian akibat bencana diperkirakan mencapai lebih dari Rp 2 miliar.
Hal ini lantaran bangunan-bangunan yang rusak merupakan struktur berukir khas Bali yang memerlukan biaya restorasi tinggi.
"Dari penafsiran kami kerugian lebih dari Rp 2 miliar apalagi ada tembok dan candi yang harus di restorasi, karena tempat ini menjadi tujuan wisatawan," terangnya.
Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan, Tim Jitupasna yang terdiri dari lintas OPD bertugas memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan tepat.
Pemkab Badung dipastikan menempatkan pemulihan pascabencana sebagai prioritas utama.
"Untuk hasil pengukuran masih berproses. Semoga segera bisa selesai agar cepat bisa dinaikkan untuk persetujuan pimpinan. Kami akan terus berupaya memberikan bantuan seoptimal mungkin," jelasnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga