Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Polres Gianyar Tingkatkan Kapasitas SDM Satpol PP melalui Pelatihan Penanganan Unjuk Rasa

Putu Agus Adegrantika • Jumat, 19 Desember 2025 | 00:15 WIB
DILATIH : Satpol PP Kabupaten Gianyar dilatih dalam peningkatan SDM.
DILATIH : Satpol PP Kabupaten Gianyar dilatih dalam peningkatan SDM.

BALIEXPRESS. ID– Polres Gianyar menggelar pelatihan peningkatan kemampuan dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gianyar, Rabu (17/12) pagi. Kegiatan yang berlangsung di Balai Budaya Gianyar ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Gianyar Nomor: Sprin/2199/XII/PAM 3.3/2025.

Pelatihan melibatkan personel Satuan Samapta Polres Gianyar. Kegiatan dipimpin oleh Kanit Turjawali Sat Samapta IPDA I Dewa Gede Adi Putra, S.A.P., didampingi Kanit 1 Dalmas Aiptu I Gusti Ngurah Balik. Fokus utama pelatihan diarahkan pada peningkatan kemampuan personel Satpol PP dalam penanganan aksi unjuk rasa secara profesional dan terukur.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh Kabagops Polres Gianyar Kompol Dr. Putu Sunarcaya, S.H., M.M. Dalam paparannya, ia menjelaskan landasan hukum, fungsi, serta peran Polri dan Satpol PP dalam penanganan aksi unjuk rasa, sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selanjutnya, personel Sat Samapta memberikan materi pengenalan penanganan unjuk rasa atau Dalmas awal. Materi tersebut dilengkapi dengan pelatihan drill tongkat guna meningkatkan keterampilan teknis personel Satpol PP dalam menghadapi situasi di lapangan.

Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan wujud sinergi antara Polri dan Satpol PP dalam menjaga ketertiban umum serta keamanan masyarakat di Kabupaten Gianyar.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme personel Satpol PP agar memiliki pemahaman dan keterampilan yang tepat dalam menangani aksi unjuk rasa, sehingga tetap humanis, terukur, dan sesuai aturan hukum,” ujar AKBP Chandra.

Ia menambahkan, koordinasi dan kesamaan persepsi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. “Dengan pelatihan bersama ini, diharapkan Polri dan Satpol PP semakin solid dalam menjalankan tugas di lapangan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya. *

Editor : Putu Agus Adegrantika