Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pejabat Baru Pemkab Jembrana Dilantik di Kebun Kakao, Kembang Hartawan Sampaikan Pesan Mendalam

I Gde Riantory Warmadewa • Sabtu, 3 Januari 2026 | 08:27 WIB

 

Pengambilan sumpah jabatan pejabat tinggi pratama, administrator, dan pengawas di tengah kebun kakao milik warga, I Ketut Sudomo, yang berlokasi di Banjar Moding, Desa Candikusuma, Kamis (2/1/2026). 
Pengambilan sumpah jabatan pejabat tinggi pratama, administrator, dan pengawas di tengah kebun kakao milik warga, I Ketut Sudomo, yang berlokasi di Banjar Moding, Desa Candikusuma, Kamis (2/1/2026). 

BALIEXPRESS.ID- Pemkab Jembrana mengawali tahun 2026 dengan cara yang tidak biasa.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat tinggi pratama, administrator, dan pengawas di tengah kebun kakao milik warga, I Ketut Sudomo, yang berlokasi di Banjar Moding, Desa Candikusuma, Kamis (2/1/2026).

Pemilihan kebun kakao sebagai lokasi pelantikan bukan tanpa alasan. Kakao merupakan salah satu komoditas unggulan Jembrana yang menopang perekonomian masyarakat.

Melalui pelantikan di tengah kebun, pemerintah daerah ingin menegaskan agar para pejabat yang dilantik tetap membumi dan tidak terlepas dari realitas kehidupan masyarakat.

Kembang Hartawan menegaskan bahwa birokrasi ke depan tidak boleh lagi terjebak pada urusan administratif semata, tetapi harus lebih fokus pada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ke depan tidak lagi hanya berpikir urusan-urusan klasik administratif saja, itu harus sudah clear sekarang. Jadi sekarang, bagaimana memikirkan isi perut masyarakat, bagaimana memberdayakan ekonomi masyarakat khususnya para petani, nelayan, buruh, dan lainnya,” ungkapnya.

Didampingi Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna (Ipat) dan Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi, Kembang Hartawan menegaskan bahwa pengisian dan pengukuhan jabatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pelantikan ini merupakan penegasan komitmen untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan akuntabel. Seluruh proses dilaksanakan berdasarkan objektivitas, kompetensi, serta rekam jejak yang jelas,” tegasnya.

Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 94 pejabat resmi dikukuhkan, terdiri atas 8 Pejabat Tinggi Pratama, 44 Pejabat Administrator, dan 42 Pejabat Pengawas.

Dari delapan Pejabat Tinggi Pratama yang dilantik, empat di antaranya merupakan peraih peringkat pertama dalam seleksi terbuka pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) yang dilaksanakan pada akhir tahun 2025.

Mereka adalah I Gede Gus Diendi sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Jembrana, I Gusti Made Wijaya sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jembrana, Ida Bagus Ketut Budi Aryana sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Jembrana, serta Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana.

Sementara itu, empat Pejabat Tinggi Pratama lainnya diangkat dalam jabatan yang sama mengacu pada Peraturan Daerah tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), menyusul adanya perampingan dan penggabungan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Mereka adalah Dewa Gede Ary Candra sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Jembrana, I Wayan Sudiarta sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perhubungan Jembrana, Ni Kadek Ari Sugianti sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Jembrana, serta dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Sosial Jembrana.

Selain itu, posisi Direktur RSU Negara kini dijabat oleh dr. I Gusti Agung Putu Arinsantha, menggantikan dr. Ni Putu Eka Indrawati yang selanjutnya dipercaya menduduki jabatan sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Jembrana.

Pelantikan di tengah kebun kakao tersebut menjadi simbol awal komitmen Pemkab Jembrana di tahun 2026 untuk membangun birokrasi yang lebih dekat dengan rakyat, berpihak pada sektor riil, serta mampu menjawab kebutuhan dan tantangan pembangunan daerah. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#Kebun Kakao #bupati jembrana #kembang hartawan #jembrana