Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kapolres Tabanan Pantau Pembongkaran Seng Jatiluwih, Minta Konten Negatif di Medsos Dihapus

IGA Kusuma Yoni • Rabu, 7 Januari 2026 | 08:09 WIB
Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati memantau langsung proses pencabutan seng di kawasan DTW Jatiluwih Selasa (6/1/2026).
Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati memantau langsung proses pencabutan seng di kawasan DTW Jatiluwih Selasa (6/1/2026).

BALIEXPRESS.ID – Hari kedua proses pembongkaran seng dan plastik yang dipasang petani di areal persawahan Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih dipantau langsung oleh Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati.

Selain memantau langsung proses pembongkaran seng tersebut, Bayu Pati juga melakukan pertemuan dengan 13 pemilik akomodasi yang ditutup oleh Pansus TRAP DPRD Bali.

Dalam pertemuan tersebut, Bayu Pati menyampaikan kehadiran pihak kepolisian bertujuan untuk menindaklanjuti permasalahan yang berkembang di kawasan Jatiluwih serta menjaga situasi tetap kondusif.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dan berdiskusi dengan Bupati Tabanan serta Sekda Tabanan terkait persoalan tersebut.

“Tujuan kami juga memantau pelaksanaan pembukaan seng atas kesepakatan yang dilaksanakan sebelumnya. Sehingga kami mengharapkan situasi tetap kondusif,” ungkapnya Selasa (6/1/2026).

Dilanjutkan Bayu Pati, berdasarkan hasil pembahasan, disepakati agar permasalahan yang melibatkan 13 akomodasi dapat segera diselesaikan.

Pemkab Tabanan bersama pihak terkait disebutkannya sudah bersama-sama mencarikan solusi agar proses penyelesaian berjalan lebih cepat.

Selain kondisi di Jatiluwih sudah mulai kondusif sehingga wisatawan bisa berkunjung lagi, Bayu Pati juga mengimbau agar unggahan di media sosial yang berpotensi memperkeruh suasana dapat dihapus.

“Untuk tetap menjaga kondisi di Jatiluwih tetap kondusif, kami harapkan seluruh unggahan di media sosial yang bersifat negatif dihapus, kami juga berharap semua pihak bisa saling memaafkan dan menahan diri agar situasi tetap aman di kawasan pariwisata,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, petani di DTW Jatiluwih sepakat melakukan pencabutan seng dan plastik yang sebelumnya dipasang di pematangan sawah.

Kesepakatan itu setelah mereka bertemu dan menggelar rapat dengan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta anggota DPRD Kabupaten Tabanan di Kantor Desa Jatiluwih pada Senin (5/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, petani menyatakan kesediaannya mencabut seng setelah Pemerintah Kabupaten Tabanan menyampaikan komitmen untuk menyiapkan moratorium khusus bagi masyarakat lokal pemilik lahan dalam menjalankan usaha di kawasan Subak Jatiluwih. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#Kapolres Tabanan #Jatiluwih #konten negatif #tabanan