Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

APBD Tabanan Hanya Kuat Perbaiki 5 Gedung SD, Sisanya 62 Dibantu Pemerintah Pusat

IGA Kusuma Yoni • Senin, 19 Januari 2026 | 08:05 WIB
Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga saat melakukan peninjauan sekolah rusak di SDN 3 Abiantuwung, Kecamatan Kediri.
Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga saat melakukan peninjauan sekolah rusak di SDN 3 Abiantuwung, Kecamatan Kediri.

 

BALIEXPRESS.ID-  Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, menyatakan bahwa sebanyak 62 gedung sekolah yang rusak di Kabupaten Tabanan akan mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026.

Salah satu sekolah yang mendapatkan perbaikan adalah SDN 3 Abiantuwung di Kecamatan Kediri.

Sekolah ini yang dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup parah sejak tahun 2025 silam.

“Jika dilihat sekolah dari 62 sekolah yang mengalami kerusakan tersebut, rata-rata rusaknya pada bagian atap, karena bagian plafon bangunan tang rusak karena sudah lapuk,” jelasnya Minggu (18/1/2026).

Dilanjutkan Dirga, saat ini Pemkab Tabanan sedang mengupayakan untuk melakukan perbaikan terhadap bangunan-bangunan sekolah yang rusak itu melalui anggaran pemerintah pusat.

Hal ini dilakukan karena diakuinya anggaran daerah atau ABPB di tingkat kabupaten hanya sanggup membiayai perbaikan sekitar lima gedung sekolah.

Namun, melalui upaya koordinasi ke pemerintah pusat, jumlah sekolah yang akan menerima bantuan perbaikan bisa dimaksimalkan.

“Perbaikan juga akan dilakukan terhadap sejumlah gedung SMP, namun di tahap awal ini prioritasnya adalah gedung SD yang baru akan diperbaiki,” ungkapnya.

Terkait usulan perbaikan gedung sekolah ini, Dirga mengatakan bahwa pada tahap awal pihaknya mengusulkan sebanyak ada 90 bangunan sekolah namun 62 sekolah yang dinyatakan memenuhi syarat untuk menerima bantuan perbaikan.

Meski baru sebanyak 62 seolah yang mendapat bantuan perbaikan, Dirga menyatakan kondisi tersebut sudah termasuk sinyal positif dari pemerintah pusat.

Ke depannya dikatakan Dirga, gedung sekolah tidak perlu lagi mendapatkan perbaikan seadanya.

Lantas kapan proses perbaikan sekolah dimulai? Ditanya demikian, jika mengacu pada rencana, dikatakan Dirga perbaikan terhadap 62 sekolah yang rusak itu akan dilakukan sepanjang tahun anggaran 2026 ini.

“Jika semua proses lancar dan mengacu pada rencana proyek yang sudah ditetapkan, maka proses perbaikan akan berlangsung sepanjang tahun anggaran 2026,” ungkapnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#perbaikan sekolah #sekolah rusak #tabanan