Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Teknisi SWRO Ceningan Tewas Tersengat Listrik, Rekan Kerja Sempat Dengar Teriakan

I Wayan Adi Prabawa • Jumat, 23 Januari 2026 | 07:47 WIB

 

 

Petugas kepolisian Polsek Nusa Penida melakukan tindakan awal setelah IGASB meninggal dunia.
Petugas kepolisian Polsek Nusa Penida melakukan tindakan awal setelah IGASB meninggal dunia.

BALIEXPRESS.ID - Seorang teknisi di Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Ceningan, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida berinisial IGASB, 39, mengalami insiden saat melakukan pekerjaannya, pada Kamis (22/1/2026).

Ia tersengat aliran listrik hingga membuat nyawanya tidak tertolong.

Dari informasi yang diperoleh, saat itu ia melakukan perbaikan pada alat pompa air pada instalasi SWRO Ceningan.

Saat dianggap sudah selesai dan hendak mencoba, alat itu belum bisa menyala.

Tak berselang lama, teriakan pun didengar oleh rekan kerjanya yang langsung sigap mendatangi korban.

Ia diduga tersengat aliran listrik hingga membuatnya tidak bisa tertolong.

"Setelah aliran listrik terputus, korban terjatuh dan dalam kondisi lemah," ujar Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya.

Mendapati situasi seperti itu, korban kemudian dilarikan ke Pustu Ceningan untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia dan diduga meninggal saat dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan tersebut.

Pihak kepolisian yang mendapat informasi tersebut langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan tindakan awal.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban. Polsek Nusa Penida melalui Polsubsektor Lembongan telah melakukan penanganan sesuai prosedur, termasuk pengamanan TKP dan koordinasi dengan pihak terkait. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja, khususnya dalam pengoperasian instalasi yang menggunakan peralatan listrik,” ungkap Kapolsek.

Saat ini korban disebut sudah dibawa menuju RSUD Klungkung untuk dititipkan sembari menunggu keputusan dari pihak keluarga. (*)

 

Editor : I Made Mertawan