BALIEXPRESS.ID - Pemkab Badung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kini berupaya mempercantik kawasan pariwisata.
Salah satunya dilakukan dengan mengganti Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya yang rusak di Jalan Nusa Dua Selatan, Kecamatan Kuta Selatan.
Pemasangan lampu tanpa kabel ini setalah adanya keluhan dari masyarakat.
Kadishub Badung, Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma mengatakan, penggantian lampu penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) sejak 2025.
Hal ini dilakukan dalam rangka pemeliharaan sesuai usulan masyarakat.
“Kami mengganti PJUTS eks G20 yang dipasang oleh Balai Jalan saat itu. Penggantian sekarang melalaui kegiatan pemeliharaan,” ujar Yuda Darma saat dikonfirmasi Jumat (23/1).
Baca Juga: Polda Mangkir, Sidang Praperadilan Kakanwil BPN Bali Ditunda, GPS: Jangan Merasa Berkuasa Sendiri
Pihaknya menyebutkan, penggantian ini dilakukan lantaran sejumlah lampu telah padam.
Bahkan PJUTS sebelumnya belum dilengkapi dengan MCB sehingga menyulitkan saat akan dipadamkan, utamanya saat Hari Raya Nyepi.
“Sebagian tidak dilengkapi dengan MCB, sehingga saat memadamkan saat Nyepi kami agak susah mematikan harus satu persatu,” ungkapnya.
Baca Juga: Pansus TRAP DPRD Bali Segel Permanen Tiga Usaha di Munggu, Puluhan Lainnya Masuk Pengawasan
Di kawasan Jalan Nusa Dua Selatan, Yuda Darma menerangkan, ada 218 PJUTS.
Seluruhnya telah diganti dengan yang baru dan menggunakan MCB.
“Kalau dipadamkan satu per satu saat Nyepi, dengan 218 titik memerlukan waktu lama, sekarang sdh dilengkapi dengan MCB,” paparnya.
Lebih lanjut, pemeliharan lampu ini dilakukan lantaran teralu banyak keluhan dari masyarakat.
Pemeliharaan juga dilakukan untuk mempercantik kawasan pariwisata.
Hanya saja dirinya tidak menyebutkan jumlah anggaran yang digunakan untuk pemeliharaan.
“Sudah terlalu banyak masuk pengaduan masyarakat perihal kondisi PJU di ruas jalan tersebut. Ruas jalan tersebut juga merupakan kawasan pariwisata strategis dengan hotel-hotel berbintang yang dulu dijadikan veneu G20,” imbuhnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga