Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Retribusi Pelayanan Kebersihan Bangli Ditarget Rp416 Juta, DLH Fokus Benahi Kedisiplinan

I Made Mertawan • Minggu, 25 Januari 2026 | 07:26 WIB
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangli I Putu Ganda Wijaya bicara soal TPS3R.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangli I Putu Ganda Wijaya bicara soal TPS3R.

BALIEXPRESS.ID- Target retribusi pelayanan kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli dipasang lebih tinggi pada 2026, yakni Rp416 juta.

Angka tersebut melonjak dari realisasi tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp261 juta, jauh di bawah target Rp328 juta.

Kepala DLH Bangli Putu Ganda Wijaya mengakui capaian retribusi tahun lalu belum optimal.

Kondisi tersebut dipengaruhi rendahnya kepatuhan sebagian warga dalam membayar iuran, meskipun telah menikmati layanan pengangkutan sampah.

Penagihan selama ini dilakukan petugas DLH secara langsung ke jalur layanan pada tanggal 20 hingga 5 setiap bulan.

Ganda menegaskan, peningkatan target pada tahun ini tidak disertai penambahan jangkauan layanan kebersihan.

DLH Bangli memilih memaksimalkan potensi dari objek retribusi yang sudah ada.

Banyak titik layanan dinilai belum memberikan kontribusi sesuai potensi karena pembayaran yang tidak tertib.

“Sekarang kami akan optimalkan objek yang sudah dilayani,” kata Ganda, Jumat (23/1/2026).

Keluhan masyarakat terkait keterlambatan pengangkutan sampah juga turut disorot. Ganda menyebut persoalan tersebut masih menjadi perdebatan.

Kendala teknis pada armada diakui kerap terjadi, tetapi layanan pengangkutan tetap dilakukan setiap hari.

Untuk mendorong peningkatan penerimaan, DLH Bangli menyiapkan langkah kolaboratif dengan kepala lingkungan (Kepling).

Kepling akan dilibatkan untuk mendampingi petugas penagihan sekaligus mengingatkan warga agar lebih disiplin.

Skema pemungutan retribusi persampahan di kawasan pasar juga direncanakan melalui kerja sama dengan Perseroda Bhukti Mukti Bhakti (BMB).

Kapasitas layanan kebersihan saat ini masih terbatas. DLH Bangli hanya mengoperasikan 13 unit armada pengangkut sampah.

Keterbatasan tersebut membuat perluasan layanan belum memungkinkan. Desa yang belum terjangkau diminta mengelola sampah secara mandiri. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#retribusi #bangli #pelayanan kebersihan