BALIEXPRESS.ID – Panitia Khusus (Pansus) TRAP di DPRD Bali berpotensi diperpanjang masa kerjanya hingga akhir tahun.
Kepastian tersebut akan dibahas dalam rapat pimpinan (rapim) yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (2/3) mendatang.
Yang mana sebelumnya dikabarkan, Pansus TRAP akan dibubarkan pada 3 Maret mendatang.
Ketua DPRD Bali, Dewa Made Mahayadnya alias Dewa Jack, mengatakan pembahasan terkait nasib Pansus TRAP akan dilakukan dalam rapim.
“Sebenarnya hari Senin itu ada rapim. Kita juga akan membahas. Tapi dari auranya akan ditambah sampai akhir tahun,” ujarnya saat diwawancara di Denpasar, Sabtu (28/2).
Menurutnya, masih terdapat sejumlah tugas yang belum rampung sehingga Pansus dinilai perlu tambahan waktu kerja.
Baca Juga: Sembilan Desa di Bangli Bersiap Gelar Pilkel, Calon Tunggal Diperbolehkan
“Karena masih banyak yang belum selesai misi-misinya. Ya, tentu dengan Penerapan Perda yang tentang ahli fungsi lahan kita memerlukan Pansus TRAP,” katanya.
Ia menegaskan, keberadaan Pansus TRAP merupakan respons atas aspirasi masyarakat.
DPRD, kata dia, mengadopsi seluruh masukan yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya terkait penertiban dan penerapan aturan.
Baca Juga: Pemkab Bangli Hadirkan Samsat Drive Thru di MPP, Pangkas Waktu Pelayanan dan Antrean Pajak
“Keberadaan Pansus TRAP tentu kami di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mengadopsi seluruh masukan masyarakat. Ini keinginan sebagian besar masyarakat bahwa kita harus sudah mulai penertiban. Yang kita laksanakan ini kan sesuai aturan yang berlaku sesuai perundang-undangan. Kami tidak menyetop orang untuk berinvestasi. Kami mencintai investor untuk ikut membangun Bali. Tapi kami mengarahkan untuk mengurus izin, mengikuti aturan yang berlaku. Kan begitu,” tegasnya.
Soal mekanisme perpanjangan masa kerja Pansus, Dewa Jack menjelaskan keputusan tidak bisa diambil sepihak.
Persetujuan harus melalui mekanisme internal DPRD dan disepakati oleh seluruh fraksi.
“Ini Pansus kan ada di DPRD. Harus disepakati oleh empat fraksi yang ada. Sudah, nanti akan lewat Paripurna memutuskan. Hari Senin kami rapim. Nanti setelah itu ada keputusan,” pungkasnya.(ika)
Editor : Rika Riyanti