Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Komunitas Perempuan Bali Utara Bantu Korban Banjir Alas Arum

Dian Suryantini • 2026-03-24 13:40:14
Komunitas Perempuan Bali Utara melakukan bakti sosial ke desa Kalianget yang terdampak banjir.
Komunitas Perempuan Bali Utara melakukan bakti sosial ke desa Kalianget yang terdampak banjir.

 

 

SINGARAJA, BALI EXPRESS — Kepedulian tidak selalu datang dalam bentuk besar dan megah. Di Dusun Alas Arum, Desa Kalianget, Kecamatan Seririt, Selasa (24/3), kepedulian itu justru hadir lewat langkah-langkah sederhana namun bermakna dari Komunitas Perempuan Bali Utara.

Komunitas ini menggelar bakti sosial bagi warga terdampak banjir bandang yang melanda kawasan tersebut pada 6 Maret 2026. Sebanyak 66 kepala keluarga (KK) menerima bantuan uang tunai yang dihimpun secara swadaya oleh seluruh anggota komunitas.

Bantuan disalurkan langsung kepada warga di lokasi terdampak, tanpa perantara. Suasana hangat dan penuh empati terasa ketika para relawan menyapa satu per satu warga yang masih dalam proses pemulihan, baik secara fisik maupun mental.

Ketua Komunitas Perempuan Bali Utara, Kadek Sonia Piscayanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian perempuan terhadap sesama, khususnya bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit pasca bencana.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk hadir dan memberi dampak. Kami ingin perempuan tidak hanya berdaya untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu memberi makna dan kontribusi bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, program sosial ini menjadi salah satu implementasi visi komunitas dalam membangun karakter perempuan yang berdaya, bermakna, dan berdampak. Selain kegiatan sosial, komunitas ini juga aktif di bidang pendidikan, lingkungan, ekonomi, seni, dan budaya.

Kegiatan bakti sosial ini turut dihadiri oleh akademisi Prof. Putu Kerti Nitiasih, yang menilai bahwa kehadiran komunitas seperti ini sangat penting dalam proses pemulihan masyarakat pasca bencana.

“Bantuan ini bukan hanya soal materi, tetapi juga memberi energi positif, membangun motivasi, dan menumbuhkan semangat warga untuk bangkit kembali,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari unsur legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Buleleng, Ni Made Lilik Nurmiasih, tampak turun langsung meninjau lokasi terdampak paling parah di dusun tersebut. Kehadirannya menjadi sinyal bahwa pemulihan pasca bencana membutuhkan perhatian bersama dari berbagai pihak.

Di lapangan, kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala Dusun Alas Arum, Ketut Sudarma, yang bersama warga memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Tidak hanya bantuan tunai, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan layanan cek kesehatan gratis serta pembagian vitamin bagi warga. Layanan ini terlaksana berkat kolaborasi dengan Komunitas Kasih Sayang Buleleng yang dikoordinir oleh Putu Juli Asmari.

Pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan, mengingat dampak bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga berpotensi memengaruhi kondisi kesehatan masyarakat.

Salah seorang warga terdampak, Putu Pertamayasa, yang juga dikenal sebagai Penyuluh Bahasa Bali, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Ia menyebut bantuan yang diberikan sangat berarti di tengah kondisi warga yang masih berupaya bangkit dari trauma dan keterbatasan pasca bencana.

“Bantuan ini sangat kami rasakan manfaatnya, baik secara ekonomi maupun kesehatan. Kami memang masih dalam tahap pemulihan, jadi perhatian seperti ini sangat penting bagi kami,” ujarnya. 

 

 

Editor : Dian Suryantini
#empati #swadaya masyarakat #Bakti sosial untuk Negeri #bencana #uang tunai #penyuluh #bali utara #seririt #bahasa bali #perempuan #banjir #bantuan #buleleng