BALIEXPRESS.ID- Pelaksanaan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, Karangasem tidak hanya menitikberatkan pada aspek spiritual, tetapi juga kenyamanan pamedek.
Badan Pengelola Kawasan Suci Pura Agung Besakih memastikan layanan transportasi berupa shuttle akan dioptimalkan, terutama bagi kelompok prioritas.
Kepala Badan Pengelola Kawasa Suci Pura Agung Besakih I Gusti Lanang Muliartha menjelaskan bahwa sebanyak 20 unit shuttle disiapkan untuk mendukung mobilitas selama rangkaian upacara berlangsung.
Baca Juga: Viral Pemungutan Retribusi di DTW Kintamani, Dirga Yusa Pastikan sesuai SOP
Armada tersebut terdiri atas kendaraan listrik dan non-listrik yang akan melayani jalur berbeda di kawasan Besakih.
Menurutnya, perhatian khusus diberikan kepada lansia, ibu hamil, bayi, serta penyandang disabilitas.
Kelompok ini akan diprioritaskan menggunakan shuttle listrik yang melayani rute dari Manik Mas menuju kawasan utama persembahyangan.
Baca Juga: TPA Peh Jembrana Hanya Andalkan Satu Alat Berat, Pengolahan Sampah Tidak Optimal
“Shuttle listrik kami khususkan bagi pamedek prioritas agar mereka bisa tetap tangkil dengan nyaman. Layanan ini tidak dipungut biaya,” ujarnya.
Sementara itu, shuttle non-listrik akan menghubungkan Terminal Kedungdung dengan Manik Mas dan dapat digunakan oleh seluruh pamedek tanpa biaya.
Untuk mendukung kelancaran arus umat, layanan dari Kedungdung beroperasi penuh selama 24 jam.
Sementara shuttle listrik hanya beroperasi dari pagi hingga pukul 22.00 Wita, menyesuaikan kebutuhan dan kondisi di lapangan. (*)
Editor : I Made Mertawan