BALIEXPRESS.ID- Selama pelaksanaan pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli, kepolisian menerapkan rekayasa arus lalu lintas.
Hal ini untuk menjaga kelancaran pergerakan pemedek serta kendaraan umum.
Kasi Humas Polres Bangli AKP Ketut Gede Ratwijaya mengatakan bahwa arus kendaraan yang datang dari arah Singaraja diarahkan belok kanan di simpang tiga Blancan, selanjutnya mengalir menuju simpang empat Pludu.
Baca Juga: Perbekel Sudaji Ditahan Polres Buleleng, Terseret Perkara Dana Ratusan Juta
Sementara itu, kendaraan dari simpang empat Pludu menuju Singaraja akan dibelokkan ke kiri di simpang tiga Blancan menuju Pukuh, tembus simpang tiga tenten.
"Arus dari simpang Katung menuju Singaraja harus melewati Tunon dan belok kanan di simpang tiga Gunung Kunyit dan simpang tiga KUD," jelas Ratwijaya.
Kendaraan yang keluar dari parkir Tuhon usai sembahyang dan menuju Pura Besakih seluruhnya dialirkan melalui jalur paket dan simpang empat Pludu dengan ketentuan wajib belok kiri.
Baca Juga: Sandiwara Sopir Truk di Klungkung, Gunakan Dalih ke Kintamani sebelum Kabur ke Luar Bali
Dari arah Payangan, seluruh pamedek diarahkan untuk belok kanan menuju jalur Singaraja.
Sementara itu, pamedek yang datang dari arah Tegallalang dan menuju Pura Ulun Danu Batur diwajibkan berbelok kanan di simpang Petung dan melanjutkan perjalanan melalui jalur Penelokan.
Baca Juga: Pecah Ban Berujung Kecelakaan, Pikap Tabrak Truk di Selemadeg Timur Tabanan
Bagi pamedek dari arah Tampaksiring diarahkan lurus ke simpang Petung melalui jalur Penelokan tanpa adanya opsi belok kiri maupun kanan.
Rekayasa lalu lintas ini diterapkan untuk mengurangi potensi kemacetan dan memastikan seluruh rangkaian upacara dapat berlangsung tertib.
Pihak kepolisian telah mendirikan 21 pos jaga agar pamedek tidak kebingungan dan mematuhi arus lalu lintas.
Petugas kepolisian bersinergi dengan pihak terkait berjaga dari awal sampai akhir pelaksanaan karya.
Diketahui, puncak pujawali Ngusaba Kadasa di Pura Ulun Danu Batur tahun ini dilaksanakan pada Kamis (2/4/2026) hari ini. Sesuai jadwal, Ida Bhatari nyejer selama 11 hari. (*)
Editor : I Made Mertawan