BALIEXPRESS.ID- Kecelakaan lalu lintas di jalur tengkorak Kabupaten Tabanan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia di terjadi pada Senin pagi (6/4/2026).
Lokasi kecelakaan di Jalan Nasional Denpasar - Gilimanuk, tepatnya di Banjar Dinas Bunut Puhun, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur.
Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Berata membenarkan kecelakaan tersebut. Katanya, dua unit kendaraan terlibat dalam kecelakaan tersebut. Satu orang meninggal dunia.
Baca Juga: Dua Bandar Sabu Asal Buleleng Ditangkap Saat Ambil Paket 1 Kg di Jasa Pengiriman
“Kecelakaan terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 08.30 Wita, satu korbannya meninggal dunia ketika sedang menjalani perawatan di Puskesmas Selemadeg Timur 1,” jelas Berata.
Adapun yang terlibat kecelakaan adalah satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nopol DK 4720 GBG yang dikendarai oleh Harianto,37.
Pria yang diketahui tinggal di Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg Timur ini dalam keadaan selamat.
Baca Juga: Polsek Blahbatuh Panen Jagung 20,4 Ton, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
“Harianto ini membonceng korban meninggal Nurhayati, 33, yang juga beralamat di Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg,” lanjutnya.
Sepeda motor tersebut terlibat kecelakaan dengan truk Fuso yang dikemudikan I Nyoman Sukanya yang berasal dari Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg.
Baca Juga: Dua Warga Songan Kintamani Meninggal Diduga Akibat Miras di Acara Pernikahan
Sopir ini dilaporkan selamat, namun sempat diperiksa petugas medis karena kaget.
Berata mengungkapkan, sebelum terjadi kecelakaan, sepeda motor yang dikendarai Harianto yang membonceng Nurhayati, datang dari arah barat (arah Gilimanuk) menuju ke timur (arah Denpasar).
Motor itu dalam posisi beriringan dengan truk Fuso yang dikemudikan oleh Nyoman Sukanya.
Setibanya di lokasi kejadian, saat melintasi jalan lurus dan datar, Harianto hendak mendahului truk Fuso.
Celaka, dalam waktu bersamaan dari arah yang berlawanan datang satu unit truk yang tidak diketahui identitasnya.
Harianto kaget. Ia berusaha menghindar ke kiri hingga mengenai body truk fuso yang didahuluinya, sehingga terjatuh ke sisi kanan.
“Akibatnya korban Nurhayati jatuh terpental sehingga menyebabkannya mengalami pendarahan dan meninggal dunia ketika sedang menjalani perawatan di Puskesmas Seltim 1,” tambahnya. (*)
Editor : I Made Mertawan