Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Forum Kekayaan Intelektual ASEAN Digelar di Bali, Bahas Tantangan Era Digital dan AI

Rika Riyanti • Selasa, 7 April 2026 | 08:54 WIB
FORUM: Forum bertajuk 78th ASEAN Working Group in Intellectual Property Cooperation (AWGIPC) yang berlangsung di Legian Padma Resort, Kuta
FORUM: Forum bertajuk 78th ASEAN Working Group in Intellectual Property Cooperation (AWGIPC) yang berlangsung di Legian Padma Resort, Kuta

 

 

BALIEXPRESS.ID – Para kepala kantor Kekayaan Intelektual (KI) dari negara-negara ASEAN berkumpul di Bali dalam forum bertajuk 78th ASEAN Working Group in Intellectual Property Cooperation (AWGIPC) yang berlangsung di Legian Padma Resort, Kuta.

Pertemuan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 6 hingga 10 April 2026.

Forum tersebut menjadi wadah diskusi bagi negara-negara ASEAN untuk memperkuat kerja sama di bidang kekayaan intelektual yang telah terjalin sejak dekade 1990-an.

Berbagai isu strategis menjadi perhatian, terutama yang berkaitan dengan perkembangan teknologi digital dan perubahan ekosistem industri kreatif.

Baca Juga: Atlet Pabersi Buleleng Viral di Medsos, Pengurus dan KONI Buka Suara soal Rekomendasi hingga Dana Jaminan Ratusan Juta

Beberapa topik utama yang dibahas antara lain dampak transformasi digital, perkembangan kecerdasan buatan (AI), hingga tantangan dalam pengelolaan royalti lintas negara.

Selain itu, forum ini juga menyoroti pentingnya transparansi serta keadilan dalam sistem pengelolaan kekayaan intelektual.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia mendorong lahirnya inisiatif internasional yang memiliki kekuatan hukum untuk mengatur tata kelola royalti hak cipta di ranah digital.

Upaya ini dinilai penting untuk melindungi hak para kreator di tengah semakin luasnya distribusi karya melalui platform digital.

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Hermansyah Siregar, mengatakan forum ini juga menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperjuangkan kepentingan pelaku industri kreatif dalam negeri.

“Ini merupakan pertemuan rutin di level ASEAN untuk bersinergi dan bertukar data di bidang intelektual properti,” ungkapnya kepada awak media, Senin (6/4).

Ia menambahkan, berbagai hasil pembahasan dari forum tersebut akan menjadi dasar percepatan kebijakan, baik di tingkat ASEAN maupun internasional.

“Indonesia memiliki prestasi yang membanggakan, tidak kalah dengan perkembangan intelektual properti secara umum,” tandasnya.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak Tabanan: Gagal Menyalip Truk, Penumpang Motor Tewas

Pembukaan kegiatan ditandai dengan prosesi simbolis berupa goresan kuas para delegasi di atas sebuah kanvas.

Lukisan tersebut kemudian disempurnakan oleh seniman Bali, I Wayan Mertayasa.(***)

Editor : Rika Riyanti
#bali #ai #kekayaan intelektual #asean