BALIEXPRESS.ID - Upaya menjaga ketersediaan stok darah terus diperkuat melalui aksi donor darah massal yang digelar di Tabanan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan sosial yang melibatkan berbagai pihak untuk menjawab kebutuhan darah, khususnya di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.
Aksi kemanusiaan ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan serentak di lebih dari 10 kota dan kabupaten di Indonesia, dengan total partisipasi mencapai 2.800 pendonor secara nasional.
Di tingkat daerah, kegiatan tersebut turut melibatkan masyarakat umum selain peserta dari internal penyelenggara.
Pelaksanaan donor darah di wilayah Bali dan Nusa Tenggara dilakukan melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dokter Muda Indonesia.
Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat upaya pemenuhan kebutuhan darah sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah secara rutin.
Program ini diselenggarakan oleh Bank Mandiri sebagai bagian dari kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) di bidang kesehatan.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung ketahanan sektor kesehatan nasional.
Regional CEO Bank Mandiri Region XI Alexander Jonathan Patty mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menjalankan program TJSL, khususnya pada pilar kesehatan.
Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perseroan dalam menciptakan nilai tambah yang positif serta wujud nyata peran BUMN sebagai agen pembangunan yang responsif terhadap isu-isu kemanusiaan.
“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan yang sederhana namun memiliki dampak besar. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di wilayah Region XI / Bali & Nusa Tenggara sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial,” ujar Alex, dalam keterangan resminya, Jumat (17/4).
Sebelum melakukan donor, para peserta terlebih dahulu menjalani proses registrasi serta pemeriksaan kesehatan oleh tim medis guna memastikan kondisi tubuh memenuhi syarat.
Baca Juga: Pujawali Ngusaba Kadasa Pura Ulun Danu Batur Kintamani Catat Pemasukan Rp5,59 Miliar
Tahapan ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pendonor selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan donor darah ini menjadi bagian dari agenda rutin yang dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah operasional.
Dengan pendekatan kolaboratif, diharapkan manfaat sosial dari kegiatan ini dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Ke depan, program serupa akan terus dilanjutkan sebagai upaya menjaga keberlangsungan pasokan darah.
Baca Juga: Kasus Narkoba di Karangasem: Musisi Pakai Ganja hingga Modus Paket Ojek Online
Sinergi antara perusahaan, lembaga kesehatan, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung ketahanan sektor kesehatan secara menyeluruh.
“Bank Mandiri optimistis bahwa sinergi antara perusahaan, lembaga kesehatan, dan masyarakat dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan sektor kesehatan nasional,” tutupnya.(***)
Editor : Rika Riyanti