BALIEXPRESS.ID - Semangat emansipasi perempuan dalam peringatan Hari Kartini ke-147 tahun 2026 diwujudkan dalam balutan seni dan olahraga melalui kegiatan Gathering Jamming Performance Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) DPW Kabupaten Badung.
Kegiatan dansa yang yang berlangsung di Gedung Balai Budaya Puspem Badung, Minggu (19/4) ini mengajak seluruh peserta untun memperkuat semangat kebersamaan.
Kegiatan ini pun menjadi ruang aktualisasi perempuan melalui aktivitas positif yang berdampak pada kesehatan fisik dan mental.
Ketua DPW ILDI Kabupaten Badung, Ni Made Mutriah Astuti mengatakan, kegiatan ini tidak sekadar perayaan seremonial Hari Kartini, tetapi juga menjadi ruang aktualisasi perempuan melalui aktivitas positif yang berdampak pada kesehatan fisik dan mental.
Menurutnya, langkah dansa memiliki berbagai manfaat, mulai dari meningkatkan kesehatan, mengurangi stres, hingga memperkuat daya ingat dan kepercayaan diri.
“Selain itu, ini menjadi sarana interaksi sosial yang menyenangkan sekaligus membangun komunitas yang solid,” ujar Murtiah.
Baca Juga: Perda Sampah Dinilai Usang, DPRD Badung Sebut Perlu Direvisi
Pihaknya juga menyebutkan, kegiatan ini sebagai tonggak awal perjalanan ILDI Kabupaten Badung sejak terbentuk pada 6 Agustus 2025 dengan 20 personel pengurus.
Ia berharap, ke depan ILDI semakin dikenal luas dan mampu berkembang hingga menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Badung.
Penasehat ILDI Kabupaten Badung, Ni Putu Rasniati menyampaikan, makna Hari Kartini sebagai momentum penghormatan terhadap perempuan-perempuan tangguh.
Baca Juga: Anggaran Rp 11 Miliar, Dinas Perkim Badung Bakal Perbaiki 37 Titik Kerusakan
Ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai mampu memadukan unsur seni, olahraga, dan solidaritas sosial.
“Ini bukan sekadar acara, tetapi perayaan nilai-nilai Kartini. Kita melihat perempuan-perempuan hebat berkumpul, berkreasi, dan saling menguatkan,” ungkap Rasniathi.
Ia juga menyoroti kehadiran sejumlah tokoh perempuan, termasuk sejumlah mantan Ketua Dharma Wanita Persatuan dari Kabupaten Badung, Gianyar, dan Tabanan, yang menambah kekuatan simbolik acara tersebut.
Tak hanya menampilkan kemeriahan melalui 21 grup penampil dari berbagai kabupaten, kegiatan ini juga diwarnai aksi sosial berupa penyerahan bantuan kepada enam ibu tunggal di Kecamatan Kuta Utara.
Mereka disebut sebagai Kartini masa kini yang tetap berjuang dan berkontribusi bagi keluarga dan masyarakat.
“Ini bukti nyata bahwa ILDI Badung tidak hanya peduli pada seni dan kesehatan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama," paparnya.
Di sisi lain, Ketua DPW ILDI Provinsi Bali, Putu Wirati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta dukungan berbagai pihak, termasuk penasehat ILDI Kabupaten Badung.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelorakan di seluruh kabupaten/kota di Bali sebagai upaya memasyarakatkan olahraga langkah dansa.
“Melalui gathering ini, kita ingin membangun semangat kebersamaan, kesehatan, dan kecintaan terhadap langkah dansa Indonesia,” ujarnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga