BALIEXPRESS.ID - Peristiwa tragis terjadi di jalur utama Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di KM 106–107, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Rabu (22/4/2026) pagi.
Seorang pelajar dilaporkan tewas di tempat setelah terlibat kecelakaan beruntun yang melibatkan kendaraan tak dikenal.
Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Aldri Setiawan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 06.35 Wita.
Kecelakaan ini melibatkan dua sepeda motor Honda Beat, masing-masing dengan nomor polisi DK 4591 WA yang dikendarai korban berinisial AAK,16, serta DK 2524 ZR yang dikendarai CYA,17.
Selain itu, terdapat satu kendaraan lain yang hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.
Korban AAK diketahui merupakan pelajar kelas X di SMA Negeri 1 Melaya, berasal dari Banjar Sarikuning Tulungagung, Desa Tukadaya.
Baca Juga: UMKM Buleleng Diperkuat Lewat Literasi Digital dan Optimalisasi Media Sosial
Peristiwa bermula saat korban melaju dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarainya menabrak bagian belakang motor di depannya.
“Akibat benturan tersebut, korban terjatuh ke badan jalan. Pada saat bersamaan, datang kendaraan tak dikenal dari arah berlawanan yang sedang mendahului kendaraan lain, sehingga korban terlindas,” jelas Aldri.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami cedera kepala berat, luka robek di kepala, serta luka lecet di wajah dan kedua tangan. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan maut di jalur padat Denpasar–Gilimanuk yang dikenal memiliki volume kendaraan tinggi, terutama pada pagi hari.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut.
“Setelah kejadian, kendaraan tak dikenal itu langsung meninggalkan lokasi. Masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan