Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Geber Motor Berujung Penganiayaan di Nusa Penida, Korban dan Pelaku Sepakat Damai di Kantor Polisi

I Wayan Adi Prabawa • Sabtu, 25 April 2026 | 06:49 WIB
Dua orang yang diduga mengalami perselisihan di Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung sepakat damai. (Ist)
Dua orang yang diduga mengalami perselisihan di Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung sepakat damai. (Ist)

BALIEXPRESS.ID – Dugaan aksi penganiayaan terjadi di kawasan permukiman kos di Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Kamis (23/4/2026) malam.

Peristiwa yang dipicu kesalahpahaman di jalan itu sempat berujung kekerasan fisik sebelum akhirnya diselesaikan secara damai.

Dugaan penganiayaan itu terjadi di sebuah rumah kos milik warga di Jalan Sunset, Desa Lembongan.

Baca Juga: Sidang Kasus Air Keras terhadap Aktivis KontraS Dipastikan Transparan dan Adil

Korban berinisial WN, seorang karyawan swasta, didatangi pelaku berinisial KEH sekitar pukul 20.00 Wita. Pelaku mempertanyakan kejadian sebelumnya yang terjadi pada sore hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, konflik bermula saat keduanya berpapasan di depan Lembongan Clinic sekitar pukul 15.30 Wita.

Saat itu korban menyalip pelaku dengan sepeda motor sambil menggeber gas, yang diduga memicu ketersinggungan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Janji Harga LPG 3 Kg dan BBM Subsidi Tetap Stabil Meski Kondisi Global Bergejolak

Ketegangan berlanjut pada malam hari ketika pelaku mendatangi korban di tempat kos. Adu mulut tak terhindarkan hingga berujung aksi kekerasan.

Korban disebut mengalami pemukulan di bagian kepala, ditendang hingga terjatuh, serta handphone miliknya sempat dirusak.

Mendapat laporan, aparat dari Polsubsektor Lembongan langsung turun ke lokasi. Tim yang dikenal sebagai Jalak Lembongan segera melakukan penanganan awal, termasuk mengamankan situasi, mendata korban dan saksi, serta mengumpulkan keterangan terkait kejadian tersebut.

Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya menegaskan, setiap kasus yang terjadi di wilayahnya ditangani secara cepat dengan mengedepankan pendekatan persuasif.

“Kami mengedepankan langkah persuasif dan problem solving agar setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan di masyarakat,” ungkapnya.

Melalui mediasi yang dilakukan aparat, kedua pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

Meski sempat menimbulkan korban luka, situasi berhasil dikendalikan dan tidak berlanjut ke proses hukum. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#penganiayaan #nusa penida