Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pembukaan PKB 2026 Diharapkan Dipimpin Presiden Prabowo

Rika Riyanti • Jumat, 5 Juni 2026 | 19:33 WIB
PERSIAPAN: Konferensi pers persiapan PKB XLVIII di Kantor Dinas Kebudayaan Bali, Jumat (5/6)
PERSIAPAN: Konferensi pers persiapan PKB XLVIII di Kantor Dinas Kebudayaan Bali, Jumat (5/6)

 

BALIEXPRESS.ID – Presiden Prabowo Subianto diharapkan dapat hadir sekaligus membuka secara resmi Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026.

Kehadiran kepala negara dinilai akan menjadi momentum penting bagi pelaksanaan agenda budaya terbesar di Pulau Dewata tersebut.

PKB 2026 akan berlangsung selama satu bulan, mulai 13 Juni hingga 11 Juli 2026.

Kegiatan dipusatkan di Taman Budaya Provinsi Bali (Art Center) Denpasar, sementara pawai budaya atau Peed Aya akan digelar di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandhi), Renon.

Baca Juga: Persiapan PKB XLVIII Capai 95 Persen, Lebih dari 20 Ribu Seniman Bakal Tampil

Ketua Panitia PKB 2026 yang juga Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana, mengatakan penyelenggaraan tahun ini mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”.

Tema tersebut mengandung makna pemuliaan dan penyucian jiwa manusia menuju kesempurnaan yang bersih, jernih, dan suci.

Menurutnya, seluruh materi pertunjukan akan mengacu pada tema tersebut, baik melalui gerak tari, musik, tembang, maupun pesan-pesan yang disampaikan dalam setiap sajian seni.

“Meski format kegiatan tidak banyak berubah dibanding tahun sebelumnya, isi dan garapan pertunjukan akan berbeda. Setiap karya lahir dari kreativitas seniman yang berbeda sehingga menghasilkan sajian yang khas. Selain itu, keterlibatan peserta dari berbagai daerah dan negara menunjukkan bahwa PKB tetap mendapat perhatian luas di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya dalam konferensi pers, Jumat (5/6).

 

Untuk kategori internasional, sebanyak 10 kelompok seni dari luar negeri dengan total sekitar 260 seniman dijadwalkan berpartisipasi dalam Bali World Culture Celebration (BWCC).

Para peserta berasal dari New York, Amerika Serikat, China, Timor Leste, Korea Selatan, Jepang, India, dan Hong Kong.

Sementara itu, jumlah peserta dari luar Bali juga meningkat signifikan.

Sebanyak 955 peserta dari berbagai daerah di Indonesia akan menampilkan keragaman budaya Nusantara.

Baca Juga: Masuki Usia 64 Tahun, Bank BPD Bali Mantapkan Langkah Menuju KBMI 2 dengan Kinerja Positif

Mereka berasal dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Banten, hingga Kalimantan Tengah.

Pawai budaya atau Peed Aya masih menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan masyarakat.

Karena itu, konsep pertunjukan dirancang lebih atraktif dan padat tanpa menghilangkan kekhasan budaya masing-masing daerah di Bali.

Pembukaan PKB 2026 akan dipusatkan di kawasan Bajra Sandhi, Renon.

Baca Juga: Polres Gianyar Ungkap 18 Kasus Pencurian Selama Mei 2026, WNA Iran hingga Residivis Diamankan

Rute pawai dimulai dari pertigaan Jalan Ir. H. Juanda dan melintasi Jalan Kusuma Atmaja.

Dalam pawai tersebut, sembilan kabupaten/kota di Bali akan bergiliran menampilkan garapan tematik, tradisi lokal, hingga kisah-kisah rakyat yang menjadi identitas daerah masing-masing.

Peed Aya tahun ini diawali dengan penampilan Tari Siwa Nataraja dan melibatkan lebih dari 20 ribu seniman.

Selain pawai budaya, PKB 2026 juga menghadirkan 10 agenda utama yang menjadi pilar penyelenggaraan festival.

Berbagai kegiatan tersebut mencakup pertunjukan seni, pameran, parade budaya, lomba, lokakarya, hingga sarasehan yang menjadi ruang apresiasi sekaligus penguatan kebudayaan Bali.(***)

Editor : Rika Riyanti
#bali #Peed Aya #Prabowo #pkb