Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Hari Lingkungan Hidup 2026, Badung Gelar Aksi Korve Serentak di Benoa

Putu Resa Kertawedangga • Minggu, 7 Juni 2026 | 19:28 WIB
Bupati Adi Arnawa mendampingi Gubernur Wayan Koster saat Aksi Kerja Bakti Bersih Lingkungan (Korve) Serentak di kawasan Pantai Samuh, Benoa, Kuta Selatan, Sabtu (6/6). (PROKOMPIM SETDA BADUNG)
Bupati Adi Arnawa mendampingi Gubernur Wayan Koster saat Aksi Kerja Bakti Bersih Lingkungan (Korve) Serentak di kawasan Pantai Samuh, Benoa, Kuta Selatan, Sabtu (6/6). (PROKOMPIM SETDA BADUNG)

BALIEXPRESS.ID - Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin pelaksanaan Aksi Kerja Bakti Bersih Lingkungan (Korve) Serentak di kawasan Pantai Samuh, Benoa, Kuta Selatan, Sabtu (6/6).

Kegiatan serangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 ini dirangkaikan dengan Peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Aksi yang merujuk pada Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup Nomor 09 Tahun 2026 ini melibatkan unsur Pemprov Bali, Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba, Forkopimda, tokoh masyarakat, dunia usaha, hingga komunitas lingkungan.

Baca Juga: Sekolah Rakyat: Cahaya Tunas Muda Negeri

Tahun ini, peringatan global mengusung tema "Act Now for Climate: Saatnya Bekerja Untuk Iklim” guna menghadapi krisis perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran.

Saat apel, Bupati I Wayan Adi Arnawa mendampingi Gubernur Wayan Koster yang membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH RI, Mohammad Jumhur Hidayat.

Dalam sambutan tersebut, Menteri Jumhur Hidayat menekankan komitmen Indonesia terhadap target pengurangan emisi Nationally Determined Contribution (NDC) 2030 dan penanganan masalah sampah yang memicu emisi gas rumah kaca.

Baca Juga: BRImo Permudah Registrasi Nasabah di 15 Negara, Buka Rekening Kini Semakin Fleksibel

Melalui Gerakan Indonesia ASRI, pemerintah mendorong pemilahan sampah dari sumber, pengurangan plastik sekali pakai, serta penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Usai aksi bersih-bersih, jajaran Kepala Daerah mengikuti Peringatan Nasional secara daring yang berpusat di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.

Bupati Adi Arnawa menyatakan, peringatan ini harus menjadi momentum memperkuat kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Astra Luncurkan "Insan Astra Ayo Naik Transum Jakarta"

“Tema Act Now for Climate mengingatkan kita bahwa upaya menjaga lingkungan tidak bisa ditunda lagi. Perubahan iklim telah menjadi tantangan nyata yang dampaknya dirasakan hingga ke tingkat daerah. Karena itu, diperlukan aksi bersama yang dimulai dari lingkungan terkecil, mulai dari keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga komunitas,” ujarnya.

Bupati Adi Arnawa juga menyebutkan, pengelolaan sampah dari sumber merupakan langkah strategis untuk mengurangi beban tempat pemrosesan akhir (TPA).

Gerakan Indonesia ASRI diharapkan mampu mengubah perilaku masyarakat secara konsisten.

“Melalui Gerakan Indonesia ASRI, kami mengajak seluruh masyarakat untuk membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan. Mulailah dari hal sederhana seperti memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama, langkah kecil ini akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan dan masa depan generasi mendatang,” terangnya.

Ia menegaskan, keberhasilan menjaga ruang hidup yang bersih membutuhkan sinergi kuat dari semua sektor dan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.

“Keberhasilan menjaga lingkungan tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata. Melalui semangat Act Now for Climate, kami mengajak semua pihak untuk mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi dampak perubahan iklim,” tegasnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#hari lingkungan hidup #badung #Korve