Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Terancam Sepi Peminat, SMPN 5 Pupuan Jadi Perhatian Disdik Tabanan

IGA Kusuma Yoni • Rabu, 10 Juni 2026 | 07:17 WIB
Kepala Disdik Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama. (DOK BALI EXPRESS)
Kepala Disdik Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama. (DOK BALI EXPRESS)

BALIEXPRESS.ID- Menjelang tahun ajaran 2026/2027, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tabanan mulai memetakan sejumlah sekolah yang berpotensi kekurangan siswa pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Untuk tahun ini, sekolah yang masih menjadi sorotan akan kekurangan murid adalah sekolah yang berlokasi di kaasan pedesaan, salah satunya adalah di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Pupuan di Desa Munduk Temu, Kecamatan Pupuan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, menjelaskan SMPN 5 Pupuan menjadi salah satu sekolah yang diprediksi akan kekurangan siswa pada penerimaan murid tahun ajaran baru ini, sehingga Disdik Tabanan turun langsung mengambil langkah antisipasi.

Baca Juga: Motor Petugas Sensus Digasak Maling di Karangasem, Pelaku Pilih Scoopy karena Tak Mampu Kendarai NMax

“Untuk upaya antisipasi ini, kami sudah mengumpulkan tokoh masyarakat, pemerintah desa, bendesa adat, komite sekolah, hingga sekolah dasar (SD) pendukung untuk memperkuat komitmen bersama,” jelasnya Selasa (9/6/2026).

Darma Utama berharap lulusan SD di wilayah yang ada di sekitar SMPN 5 pupuan tetap tetap melanjutkan pendidikan ke SMPN 5 Pupuan.

Adapun SD yang menjadi pendukung SMPN 5 Pupuan antara lain SDN 1, SDN 2, dan SDN 3 Munduk Temu.

Baca Juga: Pencurian Bokor Perak di Tembuku Bangli Terungkap, Pelakunya Residivis

Darma Utama mengatakan, minimnya siswa melanjutkan sekolah ke SMPN 5 Pupuan dipengaruhi sejumlah faktor, seperti lokasinya di pedesaan, akses, persepsi masyarakat terhadap sekolah favorit dan nonfavorit. 

Pihaknya juha menilai, jika dilihat dari segi mutu, sarana prasarana, dan tenaga pendidik di SMPN 5 Pupuan sangat memadai, karena sekolah ini sudah direhabilitasi beberapa tahun lalu, dan hasil evaluasi pendidikan menunjukkan kualitasnya baik.

Baca Juga: Jembrana Raih WTP 12 Kali Berturut-turut, Bupati Kembang: Ini Kewajiban, Bukan Piala Prestasi

Sementara itu, Kepala SMPN 5 Pupuan, I Putu Suarta mengatakan pihaknya menargetkan satu rombongan belajar (rombel) terisi dengan kapasitas 20 murid pada Tahun Ajaran 2026/2027. SMPN 5 Pupuan sejatinya memiliki kuota untuk dua rombel.

Ia mengakui penerimaan siswa baru sangat minim di sekolahnya. Fakta ini bisa dilihat pada Tahun Ajaran 2025/2026, yang hanya mendapatkan 14 siswa baru.

Minimnya penerimaan siswa baru ini juga dipengaruhi oleh minimnya lulusan SD di tiga SD pendukung.

"Minimnya penerimaan di sekolah kami juga dipengaruhi dengan minimnya lulusan siswa pada tiga SD pendukung yang tamat tahun ajaran ini. Yaitu sekitar hanya 32 orang," jelasnya.

Suarta menyebutkan, sarana seperti lapangan basket dan voli sudah tersedia di SMPN 5 Pupuan.

Akses jalannya juga sudah bagus. Fasilitas penunjang akademis pun sangat memadai, mulai dari ruang laboratorium, jumlah guru yang pas, hingga penyediaan fasilitas WiFi gratis. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#SMPN 5 Pupuan #sekolah minim siswa #TAHUN AJARAN BARU