Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Indomilk Dorong Inovasi Pastry di Bali, Bidik Peluang Bisnis Lewat Coffee Pairing

Rika Riyanti • Jumat, 3 Juli 2026 | 09:18 WIB
IST: Indomilk Bakepreneur Roadshow di Bali dengan mengangkat tema The Art of Curated Bite-Sized Pastries x Coffee Pairing
IST: Indomilk Bakepreneur Roadshow di Bali dengan mengangkat tema The Art of Curated Bite-Sized Pastries x Coffee Pairing

 

BALIEXPRESS.ID– Indomilk FnB Solutions melanjutkan rangkaian Indomilk Bakepreneur Roadshow di Bali dengan mengangkat tema The Art of Curated Bite-Sized Pastries x Coffee Pairing. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi chef, baker, pelaku hotel, kafe, hingga pengusaha kuliner untuk mengembangkan inovasi menu yang sesuai dengan tren pasar sekaligus meningkatkan nilai bisnis. 

Setelah digelar perdana di Bandung pada Juni lalu, Bali menjadi kota kedua dalam roadshow nasional tersebut. Selanjutnya, program serupa dijadwalkan berlangsung di Semarang, Medan, dan Surabaya.

Sebagai lini bisnis PT Indolakto, Indomilk FnB Solutions menyatakan komitmennya untuk tidak hanya menyediakan produk dairy, tetapi juga menghadirkan edukasi dan solusi bisnis bagi industri makanan dan minuman. Salah satu fokusnya adalah membantu pelaku usaha menghadapi kenaikan harga bahan baku tanpa mengurangi kualitas produk.

General Manager Cold Chain PT Indolakto, Adryan Widodo, menilai tren konsumsi kopi yang terus bertahan di tengah tekanan ekonomi membuka peluang baru bagi pelaku usaha kuliner. Berdasarkan survei Jakpat 2025, sebanyak 46 persen masyarakat Indonesia merupakan konsumen kopi harian, sehingga kebiasaan tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan penjualan melalui menu pendamping yang tepat.

“Sinergi antara sajian makanan berkualitas dan kebiasaan minum kopi masyarakat merupakan peluang emas yang harus ditangkap secara jeli oleh para pemilik bisnis. Melalui roadshow di 5 kota ini, Indomilk FnB Solutions ingin mendampingi pelaku F&B mengoptimalkan momentum tersebut secara komersial lewat strategi coffee pairing dan kreasi bite-sized pastry yang aplikatif,” ujar Adryan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada konsep curated bite-sized pastry, yakni pastry berukuran kecil yang dirancang sebagai pendamping minum kopi. Selain menawarkan pengalaman bersantap yang lebih praktis dan premium, konsep ini dinilai berpotensi menjadi strategi upselling bagi bisnis hotel, restoran, dan kafe.

Guest Pastry Chef sekaligus President Indonesia Pastry and Bakery Society, Chef Louis Tanuhadi, mengatakan pelaku industri kuliner dituntut semakin kreatif agar tetap mampu menjaga keuntungan usaha di tengah meningkatnya biaya produksi.

"Tantangan terbesar para chef dan pemilik usaha kuliner hari ini adalah bagaimana menjaga roda bisnis tetap sehat dan menguntungkan saat harga bahan baku terus melonjak naik. Melalui roadshow yang diadakan oleh Indomilk FnB Solutions ini, saya ingin menantang kemampuan dan kreativitas rekan-rekan chef di Indonesia. Mari bersama-sama menjadi game changer di industri ini dengan menciptakan diferensiasi menu yang unik, sekaligus mengoptimalkan efisiensi biaya melalui pemanfaatan produk berkualitas tinggi tanpa harus bergantung pada bahan baku impor."

Menurut Chef Louis, kualitas pastry tidak semata ditentukan oleh penggunaan bahan impor, melainkan teknik pengolahan yang tepat. Ia meyakini bahan baku lokal berkualitas mampu menghasilkan produk berstandar internasional dengan biaya produksi yang lebih efisien.

Di Bali, roadshow mengusung konsep lokalisasi menu global dengan menghadirkan berbagai kreasi pastry bercita rasa Nusantara. Chef Louis mendemonstrasikan pembuatan menu seperti Lemon Raspberry Madeleine, Orange Cacao Spice Bread, Tiramichoux, hingga Chocolate Sablé Cookie Caramel. Sementara sentuhan lokal diwujudkan melalui Gluten-Free Moringa Financier, Quiche Soto Ayam, dan Jaje Pandan Roll yang dipadukan dengan racikan kopi dari sejumlah roastery dan kedai kopi di Bali.

Kegiatan tersebut digelar di Bali Beach Hotel – The Heritage Collection dan The Meru Sanur. Kolaborasi ini juga menjadi sarana transfer pengetahuan bagi tim pastry hotel melalui pendampingan langsung dari Chef Louis.

Executive Pastry Chef Bali Beach Hotel – The Heritage Collection dan The Meru Sanur, Chef Komang Gede Juniartha, menyambut positif kolaborasi tersebut.

"Kehadiran Guest Pastry Chef Louis Tanuhadi, yang juga berpengalaman sebagai konsultan, menjadi kesempatan berharga bagi tim kami untuk bertukar perspektif baru. Dalam operasional dapur hotel yang bergerak cepat, kami dituntut tidak hanya menghadirkan sajian berkualitas, tetapi juga mampu menjaga efisiensi, konsistensi, dan costing. Melalui kolaborasi ini, kami belajar bagaimana menyeimbangkan seluruh aspek tersebut tanpa mengorbankan kualitas. Sementara dalam pengembangan dessert yang saya demokan hari ini, digunakan Australian Butter – Baking, pengalaman yang meyakinkan saya bahwa produk lokal memiliki performa yang dapat diandalkan untuk menghasilkan sajian pastry dan dessert berstandar industri hospitality premium."

Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, Roso Restaurant di Bali Beach Hotel – The Heritage Collection juga menghadirkan paket afternoon coffee hasil kerja sama dengan Indomilk FnB Solutions. Menu yang disajikan memadukan aneka pastry manis dan gurih yang terinspirasi dari cita rasa Sanur. Paket ini tersedia mulai 3 hingga 30 Juli 2026 setiap pukul 14.00–18.00 WITA.

Trade Marketing Food Service Manager PT Indolakto, Prita Utami Maheswari, mengatakan Indomilk FnB Solutions kini tidak hanya berperan sebagai pemasok bahan baku, tetapi juga sebagai mitra yang membantu pelaku usaha mengembangkan bisnisnya.

"Kombinasi produk esensial dari Indomilk FnB Solutions seperti Australian Butter Baking, Indomilk Good Milk UHT, dan Indomilk Susu Bubuk Full Cream kini menjadi andalan para pengusaha bakery. Rangkaian produk lokal berkualitas tinggi ini hadir sebagai solusi taktis untuk memastikan stabilitas adonan dan menjaga konsistensi rasa premium, sekaligus mengamankan efisiensi biaya produksi bagi para mitra kami."

Ia menambahkan, setelah Bali, roadshow akan berlanjut ke Semarang, Medan, dan Surabaya guna memperluas kolaborasi sekaligus mendorong lahirnya inovasi menu yang memadukan inspirasi global dengan cita rasa lokal.

“Kami mengajak para bakepreneur, barista, dan pelaku usaha F&B di Bali dan kota-kota berikutnya, untuk mengeksplorasi inspirasi menu global bercita rasa lokal, sekaligus mendorong kolaborasi dan inovasi guna memperkuat daya saing industri F&B Indonesia,” tutup Prita.(ika)

Editor : Wiwin Meliana
#sanur #bisnis