Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Melukat dengan Bunga Tunjung Tiga Warna di Pura Jati

I Putu Suyatra • Sabtu, 5 Agustus 2017 | 19:25 WIB
Photo
Photo

BALI EXPRESS, JEMBRANA – Selain diyakini berkhasiat untuk obat, Tirta Amertha Manik Jati yang keluar dari batang pohon jati di Pura Dang Khayangan Jati Jembrana atau sering disebut Pura Jati yang terletak di Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, ini bisa juga dipakai sebagai sarana untuk melukat.


Hal itu dingkapkan Jro Mangku I Ketut Sadia yang sudah ngayah di Pura Dang Khayangan Jati Jembrana selama 20 tahun ini. “Rata-rata pemedek yang tangkil ke sini biasanya melukat juga. Ini baru saja tadi ada pemedek yang selesai melukat di sini. Untuk sarana selain tirta, dilengkapi juga dengan bunga tunjung tiga warna, merah, kuning dan biru,” ungkap Mangku Sadia.


Ia menambahkan, sarana bunga tunjung tersebut wajib dibawa bagi pemedek yang akan melukat pada hari-hari biasa selain hari Purnama, Tilem dan Kajeng Kliwon. Sesuai petunjuk Ida Pedanda dari Griya Ketugtug, Jembrana, penglukatan dilakukan di luar pura, yaitu di nista mandala sebelah timur untuk menghindari cuntaka. “Selain purnama, tilem dan kajeng kliwon pemedek diharapkan bawa sendiri bunga tunjungnya, karena kami tidak menyiapkan sarana bunga tunjung di luar hari tersebut,” imbuh Mangku Sadia sambil tersenyum. (tor/yes)



 

Editor : I Putu Suyatra
#pura #sejarah pura #jembrana