BALI EXPRESS - Umat Hindu di Bali tempat ibadah atau sembahyang atau tempat sucinya adalah Pura. Ternyata yang berstana di suatu Pura berbeda-beda. Terdapat empat jenis Pura sesuai Agama Hindu sesuai fungsi dan karakteristiknya.
Keempat jenis Pura tersebut sebagai berikut :
- Pura Kahyangan Jagat dan Pura Dang Kahyangan Jagat
Jenis pura yang satu ini merupakan pura yang menjadi tempat pemujaan universal. Jumlah pura yang termasuk dalam jenis pura kahyangan jagat di Bali sangat terbatas. Hanya ada 9 pura yang bisa ditemukan, semuanya berada di 9 arah mata angin.
Selain itu, ada pula pura dang kahyangan yang tidak hanya menjadi pemujaan universal, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan pada guru suci. Jumlah pura dang kahyangan di Bali lebih banyak. Lontar dari zaman dulu menyebutkan bahwa ada sebanyak 34 pura dang kahyangan di Bali.
- Pura Kahyangan Tiga
Setiap desa adat yang ada di Pulau Bali memiliki 3 tempat suci utama. Tiga tempat suci utama itu disebut dengan nama pura kahyangan tiga. Tiga pura tersebut masing-masing adalah Pura Desa yang menjadi stana Dewa Brahma, Pura Dalem yang menjadi stana Dewa Siwa, serta Pura Puseh yang merupakan stana Dewa Wisnu.
- Pura Swagina
Pura swagina merupakan pura yang secara khusus ditujukan untuk pemujaan umat Hindu Bali dengan mata pencaharian tertentu. Sebagai contoh, Pura Melanting yang ditujukan untuk pedagang. Pura yang secara khusus ditujukan untuk mereka yang berprofesi sebagai petani disebut Pura Ulun Suwi atau Pura Dugul, pegawai kantoran, ataupun pegawai pemerintah.
- Pura Kawitan
Pura kawitan merupakan pura khusus yang pembangunannya ditujukan untuk satu garis keturunan atau yang juga disebut wit. Contoh jenis pura di Bali yang masuk dalam kategori ini adalah adanya sanggah yang ada di rumah masing-masing warga Hindu Bali. Selain itu, ada pula Paibon, Panti, Pedarman, ataupun Dadia di Pura Besakih.
Editor : I Putu Suyatra