BALI EXPRESS – Yoga merupakan salah satu aktivitas yang kini menjadi pusat perhatian. Itu tidak terlepas dari manfaatnya.
Yoga diyakini dapat membuat badan rileks, jika dilakukan secara rutin. Selain bermanfaat untuk kesehatan badan, pelaksanaan yoga juga dapat membuat pikiran tenang.
Secara etimologi, kata yoga berasal dari bahasa Sanskerta. Yaitu Yuj berarti menghubungkan, atau arti luas sebagai pemersatu spirit individu atau jiwatman dengan spirit universal atau Paramatman.
Selain itu, menurut Hindu, yoga merupakan pengendalian pikiran. Sebab pikiran dapat dikendalikan dengan mempraktikkan secara terus menerus dan melepaskan diri dari ikatan duniawi.
Menurut Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tabanan Luh Sonia Candra Juwita, gerakan yang sederhana dalam yoga adalah asana.
Asana dalam yoga memiliki tujuan untuk meningkatkan dan merasakan aliran energi dalam tubuh.
“Tujuannya untuk memahami badan sendiri sebagai atma atau roh. Sebab yoga mengajarkan bagaimana cara mengontrol pikiran, dan bagaimana melihat ke dalam diri bukan ke luar diri,” jelas Sonia.
Sonia menambahkan, semakin seseorang mampu melihat ke dalam, maka ia tidak akan membiarkan faktor-faktor dari luar untuk mengganggu ketenangan bhatinnya.
Dengan demikian, yoga sangat penting untuk diperhatikan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu setiap individu mampu mempraktikkan yoga dengan baik. “Ada dua konsep kedamaian, yaitu kedamaian dalam diri dan kedamaian di dunia ini,” terang Sonia.
“Yoga harus dipraktikkan dalam tubuh manusia, yaitu Stula Sarira (badan kasar), Suksma Sarira (badan halus) dan Antah Karana Sarira (badan penyebab),” pungkas Sonia. (*)
Editor : I Made Mertawan