DENPASAR, BALI EXPRESS - Ida Mpu Putra Yoga Parama Daksa dari Griya Agung Batur Sari, Banjar Gambang, Mengwi, Badung, membagikan rahasia budaya Hindu Bali yang mengungkap tiga kategori orang Melik yang dipercayai.
Salah satunya adalah Melik Kelahiran, yang disebabkan oleh keadaan saat kelahiran seseorang.
“Tidak semua melik itu buruk. Bahkan bukan buruk, lebih kepada anugerah istimewa yang diberikan Tuhan. Tentu ada kelebihan dan kekurangannya juga. Kembali pada karma masing-masing. Seperti Lintangan Bade, anak yang lahir akan dekat dengan kematian dan Lintangan Bubu Bolong adalah anak melik yang sifatnya boros,” jelas Ida Mpu Putra Yoga Parama Daksa dari Griya Agung Batur Sari, Banjar Gambang, Mengwi, Badung.
Dalam artikel ini, kami akan merinci 20 jenis Melik Kelahiran yang beragam, mulai dari yang dianggap anugerah istimewa hingga yang terkait dengan nasib yang kurang baik, sambil memahami bagaimana karma memainkan peran penting dalam hidup mereka.
Berikut 20 Jenis Melik Kelahiran:
1. Wuku Wayang: Melik Kelahiran dapat terjadi ketika seseorang lahir pada Wuku Wayang.
2. Anak Tunggal (Tak Bersaudara): Orang yang lahir tanpa saudara kandung juga dapat memiliki Melik Kelahiran.
3. Tiba Sampir: Melik Kelahiran terkait dengan anak yang lahir dengan tali pusar yang berkalungkan atau terjebak di sekitar lehernya.
4. Tiba Angker: Ini adalah kondisi di mana bayi lahir dengan tali pusar yang sangat berbelit atau tidak menangis saat dilahirkan.
5. Jempina (Anak Prematur): Anak yang lahir sebelum waktunya, yaitu saat prematur, juga dapat memiliki jenis Melik ini.
6. Margana (Lahir di Tengah Perjalanan): Melik Kelahiran bisa terjadi jika seseorang lahir di tengah perjalanan, seperti saat keluarganya sedang bepergian.
7. Wahana (Lahir di Tengah Keramaian): Bayi yang lahir di tempat ramai atau keramaian juga dapat memiliki jenis Melik ini.
8. Julungwangi (Lahir saat Matahari Terbit): Orang yang lahir ketika matahari terbit juga dianggap memiliki Melik Kelahiran.
9. Julungsungsang (Lahir saat Matahari di Puncak): Seseorang yang lahir ketika matahari berada tepat di puncaknya juga dianggap memiliki jenis Melik ini.
10. Julung Sarab, Julung Macan, atau Julung Caplok (Lahir menjelang Matahari Terbenam): Bayi yang lahir menjelang matahari terbenam juga dapat memiliki Melik Kelahiran.
11. Walika (Orang Kerdil): Melik ini terkait dengan orang yang memiliki postur tubuh yang lebih pendek atau kerdil.
12. Wujil (Orang Cebol): Orang yang memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil juga bisa memiliki Melik ini.
13. Kembar (Dua Anak Lahir Bersamaan dalam Sehari): Jika dua anak lahir dalam satu hari, mereka dapat memiliki jenis Melik ini.
14. Buncing atau Dampit (Dua Anak Beda Jenis Kelamin Lahir Bersamaan dalam Sehari): Melik ini terjadi ketika dua anak, seorang laki-laki dan seorang perempuan, lahir dalam satu hari.
15. Tawang Gantungan (Anak Kembar dengan Selisih Satu Hari): Jika anak kembar lahir dengan selisih satu hari, Melik ini bisa muncul.
16. Pancoran Apit Telaga (Tiga Bersaudara - Perempuan - Laki - Perempuan): Ketika ada tiga bersaudara, dengan kombinasi kelamin perempuan-laki-perempuan, jenis Melik ini dapat terjadi.
17. Telaga Apit Pancoran (Laki - Perempuan - Laki): Melik ini terkait dengan tiga bersaudara yang memiliki kombinasi kelamin laki-laki-perempuan-laki.
18. Sanan Empeg (Anak Lahir diapit saudaranya yang Meninggal): Jika seorang anak lahir diapit oleh saudaranya yang meninggal sebelumnya, jenis Melik ini dapat muncul.
19. Pipilan (Lima Bersaudara - Empat Perempuan Satu Laki): Melik Kelahiran juga dapat terjadi pada keluarga dengan lima bersaudara, di mana empat di antaranya perempuan dan satu laki-laki.
20. Padangon (Lima Bersaudara - Empat Laki Satu Perempuan): Melik ini terkait dengan keluarga yang terdiri dari lima bersaudara, di mana empat di antaranya laki-laki dan satu perempuan.
Ini adalah berbagai jenis Melik Kelahiran yang terkait dengan kondisi saat kelahiran seseorang atau konfigurasi keluarganya.
Editor : I Putu Suyatra