BALI EXPRESS- Setiap hari memiliki hal yang baik dilakukan maupun sebaliknya. Hal tersebut ada karena pengaruh dari ala ayuning dewasa.
Seperti dikutip dari m.kalenderbali.org beberapa hal yang baik dan tidak baik dilaksanakan pada Senin 25 September 2023. Berikut ala ayuning dewasa selengkapnya:
Amerta Dadi: Baik untuk upacara Dewa Yadnya dan pemujaan terhadap leluhur.
Catur Laba: Baik untuk bepergian menuju arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya.
Dina Carik: Tidak baik dipakai dewasa.
Geni Murub: Baik untuk segala pekerjaan yang mempergunakan api seperti membakar bata mentah, genteng, dan lain-lain. Tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah.
Geni Rawana: Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam.
Gni Rawana Jejepan: Baik untuk mulai pekerjaan yang menggunakan api seperti membakar genteng, batu bata, keramik, gerabah, membuat senjata tajam (pande besi). Tidak baik mengatapi rumah, melaspas, dan bercocok tanam.
Jiwa Menganti: Baik untuk bercocok tanam dan memulai suatu usaha.
Kala Kutila: Baik untuk memulai pekerjaan yang mempergunakan api.
Kala Ngadeg: Baik untuk membuat pintu gerbang, tembok pekarangan, pagar, sangkar ayam (guwungan), kisa pengaduan, mulai memelihara ayam kurungan, membuat empangan/bendungan.
Kala Tampak: Tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan).
Kaleburau: Tidak baik melakukan karya ayu atau yadnya. Tidak baik melaksanakan atiwa-tiwa/ngaben.
Macekan Agung: Untuk membuat benda-benda runcing untuk pura seperti pengawin, tumbak, senjata pengider-ider.
Macekan Lanang: Baik untuk membuat taji, tumbak, keris, alat penangkap ikan. Tidak baik untuk upacara yadnya.
Pamacekan: Baik untuk mengerjakan sawah/tegal, membuat tombak penangkap ikan. Tidak baik melaksanakan yadnya.
Purwanin Dina: Tidak baik sebagai dewasa ayu.
Salah Wadi: Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti.
Sampar Wangke: Tidak baik untuk bersenggama, kalau dilanggar bisa melahirkan bayi yang penuh kesialan dan kemalangan. (*)
Editor : I Made Mertawan